BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Budidaya & Agronomi

UNJA Kembali Jadi Pelaksana Program SDM Sawit BPDP, Buka 30 Beasiswa untuk Prodi D3 Analis Kimia

16 Juni 2026|Beasiswa SDM Sawit 2026
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
UNJA Kembali Jadi Pelaksana Program SDM Sawit BPDP, Buka 30 Beasiswa untuk Prodi D3 Analis Kimia

Logo BPDP yang terintegrasi dengan latar belakang kebun kelapa sawit, mencerminkan dukungan pemerintah terhadap industri kelapa sawit Indonesia.

UNJA ditunjuk lagi oleh BPDP sebagai penyelenggara program SDM perkebunan 2026 melalui Prodi D3 Analis Kimia, menyediakan 30 beasiswa penuh untuk penguatan kompetensi pengawasan mutu industri sawit.

(2026/06/16) Universitas Jambi (UNJA) kembali dipercaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan 2026, dan Prodi D3 Analis Kimia membuka 30 kuota beasiswa penuh untuk tahun akademik mendatang.

Keputusan penunjukan UNJA tercantum dalam Pengumuman Nomor PENG-3/BPDP/2026 tertanggal 11 Mei 2026 yang mencantumkan UNJA sebagai salah satu dari 42 perguruan tinggi di Indonesia yang lolos seleksi sebagai pelaksana program. Penetapan ini menjadi kali kedua bagi Prodi D3 Analis Kimia UNJA setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan program serupa.

Koordinator Prodi D3 Analis Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UNJA, Dhian Eka Wijaya, mengatakan penetapan itu merupakan bentuk pengakuan nasional terhadap tata kelola pendidikan serta kesiapan sumber daya program studi. Dia juga menyatakan bahwa pengalaman pada periode sebelumnya menjadi modal penting dalam proses evaluasi yang dilakukan BPDP.

Proses seleksi pelaksana program oleh BPDP dinilai cukup ketat, mencakup penilaian administrasi, aspek akademik, kesiapan sarana-prasarana, kompetensi tenaga pengajar, dan kemampuan institusi menjawab kebutuhan industri perkebunan nasional. Menurut pengumuman resmi BPDP, aspek relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi salah satu kriteria utama yang dinilai dalam seleksi.

Prodi D3 Analis Kimia UNJA menginformasikan kurikulum program mengacu pada pendekatan Outcome Based Education (OBE) dengan materi meliputi analisis mutu minyak sawit, teknik pengambilan sampel, keselamatan kerja laboratorium, serta pengoperasian berbagai instrumen analitik. Fasilitas yang disiapkan meliputi laboratorium pembelajaran dan laboratorium instrumen, sementara tenaga pengajar memiliki keahlian di kimia analitik, kimia organik, instrumentasi, dan penelitian berbasis bahan alam dan biomaterial.

Rincian operasional program yang disampaikan UNJA menunjukkan adanya 30 beasiswa penuh untuk mahasiswa Prodi D3 Analis Kimia pada tahun akademik mendatang; UNJA menyebutkan kesiapan untuk menerima peserta baru dan melanjutkan evaluasi pelaksanaan program sebelumnya sebagai upaya peningkatan kualitas. Dhian menyatakan rekam jejak program sebelumnya menjadi salah satu faktor penentu kelulusan UNJA dalam seleksi BPDP.

Penempatan UNJA di Provinsi Jambi disebut sebagai keunggulan karena kedekatannya dengan kawasan produksi kelapa sawit di Sumatra, yang menurut UNJA memudahkan praktik lapangan dan keterhubungan dengan industri. Pengumuman BPDP yang menjadi dasar penunjukan diterbitkan 11 Mei 2026, dan kuota 30 beasiswa itu ditujukan untuk angkatan pada tahun akademik 2026/2027.

Sumber: