BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Pergerakan Harga Tandan Buah Segar Sawit di Indonesia: Kenaikan dan Penurunan Menjelang Akhir Juli 2025

16 Juli 2025|Fluktuasi Harga TBS Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Pergerakan Harga Tandan Buah Segar Sawit di Indonesia: Kenaikan dan Penurunan Menjelang Akhir Juli 2025

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami fluktuasi yang signifikan di beberapa provinsi di Indonesia, dengan Riau menunjukkan kenaikan dan Kalimantan Timur mengalami penurunan.

(2025/07/16) Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Indonesia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada pertengahan Juli 2025. Di Provinsi Riau, harga TBS mengalami kenaikan, sedangkan di Kalimantan Timur, harga menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut.

Di Riau, petani sawit mendapatkan kabar baik dengan kenaikan harga TBS kemitraan swadaya sebesar Rp 68,89 per kilogram untuk periode 16-22 Juli 2025, menjadi Rp 3.358,99 per kilogram. Kenaikan ini didorong oleh hasil kajian baru dari PPKS Medan yang digunakan dalam penetapan harga. Menurut Dr. Defris Hatmaja, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, kenaikan ini menunjukkan dampak positif bagi petani sawit di wilayah tersebut.

Sementara itu, di Kalimantan Timur, harga TBS mengalami penurunan sebesar Rp 89,74 per kilogram pada periode yang sama, dengan harga TBS untuk sawit umur lebih dari 10 tahun menjadi Rp 2.995,61 per kilogram. Penurunan harga ini diakibatkan oleh penurunan harga Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) yang mempengaruhi seluruh perusahaan yang menjadi acuan penetapan harga. Andi M. Siddik, Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, menjelaskan bahwa penurunan ini berdampak langsung kepada pendapatan petani sawit di daerah tersebut.

Fluktuasi harga juga terlihat di Sumatera Utara, di mana harga TBS mencapai Rp 3.442 per kilogram pada periode 16-22 Juli 2025, naik dari Rp 3.355 per kilogram sebelumnya. Kenaikan harga ini sejalan dengan peningkatan harga CPO yang menyentuh Rp 14.046. Namun, petani swadaya di provinsi ini mencatatkan perbedaan signifikan dengan harga TBS mereka yang rata-rata berada di kisaran Rp 2.450 hingga Rp 2.970 per kilogram. Sopyan Daulay, seorang petani asal Kabupaten Serdang Bedagai, mengungkapkan bahwa harga yang diterima petani swadaya masih jauh di bawah harga mitra plasma yang telah berada di atas Rp 3.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, dinamika harga TBS di Indonesia menunjukkan adanya disparitas yang harus diperhatikan oleh para pemangku kepentingan di industri kelapa sawit. Kenaikan harga di Riau menciptakan harapan bagi petani, sedangkan penurunan di Kalimantan Timur menandakan tantangan yang harus dihadapi oleh petani sawit di daerah tersebut. Dengan demikian, penting bagi pemerintah dan stakeholder terkait untuk terus memantau situasi ini dan memberikan dukungan yang diperlukan bagi petani sawit, agar mereka dapat beradaptasi dengan perubahan pasar dan menjaga keberlanjutan usaha mereka.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Kaltim Periode I-Juli 2025 Turun Rp89,74 per Kg โ€” Info Sawit (2025-07-16)
  • Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Periode 16โ€“22 Juli 2025 Naik Rp 68,89 per Kg โ€” Sawit Indonesia (2025-07-16)
  • Harga TBS Kelapa Sawit Kalimantan Timur Mengalami Penurunan Untuk Periode Juli 2025 โ€” Sawit Indonesia (2025-07-16)
  • Harga TBS di Sumut Tembus Rp 3.400 per Kg Hari Ini, CPO Ikut Terkerek Naik โ€” Detik (2025-07-16)
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 16-22 Juli 2025 Naik Rp68,89 per Kg โ€” Info Sawit (2025-07-16)
  • Harga TBS di Tingkat Petani Sawit Swadaya di Sumut Naik, Namun โ€ฆ โ€” Media Perkebunan (2025-07-16)