Pergerakan Harga Minyak Sawit: Penurunan di KPBN dan Kenaikan di Bursa Malaysia

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Harga minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia mengalami penurunan, sementara harga di Bursa Malaysia menunjukkan tren kenaikan yang tipis.
Pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada pekan ini. Pada Jumat, 21 Maret 2025, harga CPO di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom tercatat sebesar Rp14.988 per kilogram, mengalami penurunan sebesar 0,66% atau sekitar Rp100 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di Rp15.008 per kilogram. Penurunan harga ini mencerminkan tekanan pasar yang terus berlanjut, meskipun ada harapan akan adanya peningkatan permintaan dari negara-negara konsumen utama seperti India dan Cina.
Selain itu, harga CPO di lokasi pengiriman lainnya juga menunjukkan tren serupa. CPO Franco Belawan dan Dumai ditetapkan dengan harga yang sama yaitu Rp14.988 per kilogram, sementara CPO Franco Teluk Bayur sedikit lebih rendah, yaitu Rp14.858 per kilogram. Penurunan harga ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar global yang dipengaruhi oleh fluktuasi permintaan dan pasokan.
Di sisi lain, bursa perdagangan internasional, khususnya Bursa Malaysia, mencatat kenaikan tipis dalam harga kontrak minyak kelapa sawit. Pada hari yang sama, harga di bursa ini mengalami peningkatan, didorong oleh harapan akan permintaan yang lebih baik dari dua negara besar tersebut. Meskipun demikian, secara keseluruhan, harga minyak sawit di Bursa Malaysia masih menunjukkan tren penurunan untuk minggu kedua berturut-turut. Hal ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh industri minyak sawit global di tengah fluktuasi ekonomi dan kebijakan perdagangan internasional.
- Harga CPO Diprediksi Stabil Tinggi, Ekspor Sawit Terus Tumbuh di 2026 (5 April 2026)
- Harga CPO Naik Menjadi Rp16.050 per Kg, Proyeksi Kenaikan Berlanjut (31 Maret 2026)
- Harga TBS Sawit Sumut Terkoreksi Tipis, CPO Turun ke Rp14.999 (29 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 0,62% Menjadi Rp 15.712/Kg pada 27 Maret 2026 (27 Maret 2026)
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada harapan untuk peningkatan permintaan, faktor-faktor eksternal tetap berkontribusi pada volatilitas harga. Dengan demikian, pelaku industri dan petani kelapa sawit di Indonesia dituntut untuk tetap waspada terhadap perkembangan pasar yang bisa mempengaruhi pendapatan mereka.
Sumber:
- Harga CPO KPBN Inacom Turun 0,66 Persen Pada Jumat (21 per 3), Harga Minyak Sawit di Bursa Malaysia Naik Tipis — Info Sawit (2025-03-21)