BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Harga TBS dan CPO di Jambi Meningkat Signifikan Awal April 2026

3 April 2026|Harga TBS Kelapa Sawit Jambi
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga TBS dan CPO di Jambi Meningkat Signifikan Awal April 2026

Harga TBS kelapa sawit meningkat, memberikan harapan baru bagi petani di Indonesia amid tantangan industri.

Harga TBS kelapa sawit di Jambi meroket menjadi Rp3.902,66 per kilogram, sementara harga CPO juga menunjukkan tren positif di awal April 2026.

(2026/04/03) Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Jambi mengalami lonjakan drastis menjadi Rp3.902,66 per kilogram untuk periode 3-9 April 2026. Kenaikan ini mencerminkan tren positif yang juga terlihat pada harga Crude Palm Oil (CPO) di wilayah tersebut, yang mengalami peningkatan pada periode sebelumnya.

Dalam catatan terbaru, harga TBS kelapa sawit menunjukkan kenaikan yang signifikan, khususnya bagi tanaman yang berumur 10 hingga 20 tahun, yang tercatat mencapai Rp3.643 per kilogram. Lonjakan harga ini menjadi angin segar bagi petani sawit di Jambi, yang telah menghadapi beragam tantangan dalam beberapa tahun terakhir.

Data dari OJK Provinsi Jambi menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 140 industri jasa keuangan (IJK) yang beroperasi di daerah tersebut, termasuk sektor perbankan dan asuransi. Kenaikan harga TBS dan CPO ini dipandang sebagai kesempatan untuk industri IJK berkomunikasi lebih baik dengan media, guna meningkatkan literasi dan edukasi produk kepada petani dan masyarakat luas.

Harga CPO di Jambi untuk periode 29 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024 juga mengalami kenaikan, menambah optimisme di kalangan pelaku industri sawit. Ini menunjukkan bahwa permintaan pasar yang kuat dan pengelolaan yang lebih baik di sektor sawit dapat memberikan dampak positif terhadap harga komoditas.

Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa tren positif ini mungkin akan berlanjut, seiring dengan meningkatnya permintaan global terhadap produk olahan kelapa sawit. Meskipun kondisi cuaca dan faktor eksternal lainnya dapat mempengaruhi hasil panen, namun optimisme di kalangan petani dan pelaku industri tetap tinggi.

“Kenaikan harga ini memberi harapan baru bagi petani sawit di Jambi. Penting untuk kita terus memperkuat hubungan antar sektor agar semua pihak bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar,” ungkap salah satu petani sawit lokal. Dengan demikian, keberlanjutan industri sawit di Jambi akan sangat bergantung pada kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah, dan industri terkait.

Sumber: