BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Kenaikan Harga TBS Sawit Mendorong Optimisme Petani di Kalimantan dan Riau

22 Februari 2026|Kenaikan Harga TBS Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Kenaikan Harga TBS Sawit Mendorong Optimisme Petani di Kalimantan dan Riau

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai provinsi di Indonesia memberikan angin segar bagi petani, dengan dukungan dari sertifikasi benih yang meningkatkan kualitas produksi.

Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di beberapa provinsi di Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah dan Riau, menjadi kabar baik bagi petani. Periode awal Februari 2025, harga TBS di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan sebesar Rp 73,3 per kilogram, sehingga harga TBS untuk sawit berumur 10 hingga 20 tahun menjadi Rp 3.323,95 per kilogram. Penetapan harga ini mencerminkan hasil rapat tim penetapan harga yang diadakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu, di Riau, harga TBS untuk sawit berumur sembilan tahun juga mengalami kenaikan yang signifikan pada periode 19-25 Februari 2025. Kenaikan ini tercatat sebesar Rp 112,49 per kilogram, menjadikannya Rp 3.604,56 per kilogram. Faktor utama yang mendukung kenaikan ini adalah melonjaknya harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel, yang juga memberikan dampak positif pada pendapatan petani sawit di daerah tersebut.

Petani sawit di Riau, baik yang tergabung dalam kelompok plasma maupun swadaya, merasakan manfaat langsung dari kenaikan harga ini. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, mengungkapkan bahwa harga CPO mengalami kenaikan sebesar Rp 573,47 per kilogram dibandingkan minggu sebelumnya, sedangkan harga kernel juga naik Rp 326,12 per kilogram. Ini menunjukkan tren positif yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit.

Di Kalimantan Tengah, dukungan terhadap kualitas benih juga semakin diperkuat melalui kegiatan sertifikasi yang dilakukan oleh UPT Balai Perlindungan Perkebunan dan Pengawas Benih (BP3B). Pada 18 Februari 2025, sertifikasi benih kelapa sawit dilakukan di Desa Guci, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. Sebanyak 41.168 batang benih siap tanam milik PT. Menthobi Agro Raya telah disertifikasi, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian kelapa sawit di daerah tersebut.

Kenaikan harga TBS juga terlihat di Jambi, di mana harga CPO untuk periode 21-27 Februari 2025 naik sebesar Rp 528,73 per kilogram, dari Rp 14.017,61 menjadi Rp 14.547,34 per kilogram. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan harga tidak hanya terbatas pada Kalimantan dan Riau, tetapi juga menjangkau provinsi lain, menjadi sinyal positif bagi industri kelapa sawit di Indonesia.

Kenaikan harga ini diharapkan dapat mendorong petani untuk meningkatkan produksi, serta menjamin keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia. Dengan adanya sertifikasi benih berkualitas dan penguatan harga, petani diharapkan dapat lebih optimis dalam menjalankan usaha mereka di sektor perkebunan.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Kalteng Periode I-Februari 2025 Naik Rp 73,3 per Kg Cek Harganya โ€” Info Sawit (2025-02-20)
  • BP3B Provinsi Kalimantan Tengah Melaksanakan Sertifikasi Benih Kelapa Sawit โ€” Sawit Indonesia (2025-02-20)
  • Kenaikan CPO dan Kernel Mendongkrak Kenaikan Harga TBS Riau โ€” Sawit Indonesia (2025-02-20)
  • Petani Sawit Semakin Untung Harga TBS Naik โ€” Sawit Indonesia (2025-02-20)
  • CPO Melesat, Ikut Terbang Harga TBS Mitra Plasma Jambi Periode 21-27 Februari 2025 โ€” Media Perkebunan (2025-02-20)