Kenaikan Harga Tandan Buah Segar Sawit di Berbagai Wilayah Indonesia

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami kenaikan signifikan di berbagai daerah seperti Jambi, Sulawesi Barat, dan Sumatera Selatan, memberikan harapan baru bagi para pekebun.
Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Indonesia menjadi perhatian utama bagi para pekebun dan pelaku industri. Selama periode April 2024, beberapa provinsi melaporkan peningkatan harga TBS yang signifikan, memberikan harapan baru bagi kesejahteraan para petani sawit.
Di Jambi, tim penetapan harga TBS mencatat kenaikan sebesar Rp 52,29 per kilogram, sehingga harga TBS untuk tanaman berusia 10 hingga 20 tahun mencapai Rp 2.956,73 per kilogram. Peningkatan ini juga diikuti oleh harga untuk tanaman dengan usia lebih muda, yang bervariasi dari Rp 2.326,14 per kilogram untuk tanaman berusia 3 tahun hingga Rp 2.690,13 per kilogram untuk tanaman berusia 6 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tua usia tanaman, semakin tinggi pula harga yang ditetapkan, memberikan insentif bagi petani untuk merawat dan mempertahankan kebun mereka.
Sementara itu, di Sulawesi Barat, Dinas Perkebunan setempat menyelenggarakan rapat penetapan harga TBS pada tanggal 17 April 2024. Rapat ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Biro Hukum dan Dinas Tenaga Kerja, untuk memastikan keteraturan dan keadilan dalam penetapan harga bagi para pekebun. Meskipun rincian harga spesifik untuk Sulawesi Barat belum diumumkan, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesejahteraan pekebun di wilayah tersebut.
- Ekspor CPO Meningkat 26,4% ke US$4,69 Miliar di Awal 2026 (2 April 2026)
- Harga CPO Naik Menjadi Rp16.050 per Kg, Proyeksi Kenaikan Berlanjut (31 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 1,09% pada 1 April 2026, B50 Jadi Penyebab Utama (1 April 2026)
- Harga TBS Sawit Sumut Mencapai Rp4.059,20 per Kg pada Awal April 2026 (3 April 2026)
Di sisi lain, Provinsi Sumatera Selatan juga melaporkan kenaikan harga TBS yang signifikan. Pada periode II April 2024, harga TBS untuk tanaman berusia 10 hingga 20 tahun naik sebesar Rp 63,42 per kilogram, mencapai Rp 2.881,87 per kilogram. Untuk tanaman berusia 3 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp 2.452,93 per kilogram, dan Rp 2.528,29 per kilogram untuk tanaman berusia 4 tahun. Kenaikan harga ini menandakan bahwa pasar sawit di Sumsel mengalami perbaikan, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani.
Kenaikan harga TBS yang terjadi di berbagai daerah menunjukkan adanya potensi pertumbuhan di sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia. Hal ini tidak hanya berdampak positif bagi para pekebun, tetapi juga bagi perekonomian lokal. Untuk itu, penting bagi pemerintah dan stakeholder lainnya untuk terus mendukung pengembangan industri kelapa sawit dengan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan petani serta keberlanjutan lingkungan.
Sumber:
- Peningkatan Harga TBS Sawit Jambi Periode 19-25 April 2024: Kenaikan Signifikan โ Hai Sawit (2024-04-19)
- Penetapan Harga Baru Tandan Buah Segar (TBS) Sawit oleh Disbun Sulawesi Barat โ Hai Sawit (2024-04-19)
- Kenaikan Signifikan Harga TBS Sawit Sumsel Periode II April 2024: Naik โ Hai Sawit (2024-04-19)