BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Produk Konsumer

Inisiatif Hilirisasi Nira Gula Sawit Dapat Dorong Ekonomi Kerakyatan

24 Juni 2025|Produksi Nira Gula Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Inisiatif Hilirisasi Nira Gula Sawit Dapat Dorong Ekonomi Kerakyatan

Produk kosmetik berbahan dasar kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi yang menjanjikan dalam industri sawit Indonesia.

Kementerian Perindustrian meluncurkan pilot project produksi nira gula dari batang kelapa sawit tua, mengoptimalkan potensi pasar hingga Rp 3 triliun.

(2025/06/24) Kementerian Perindustrian Indonesia telah meresmikan secara simbolis dimulainya pilot project produksi nira gula sawit dari batang kelapa sawit tua hasil replanting. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri kelapa sawit, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi masyarakat, terutama di tingkat kerakyatan.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menjelaskan bahwa proyek percontohan ini merupakan kelanjutan dari perjanjian kerja sama yang ditandatangani antara PTPN IV/Palmco dan Koperasi Produsen Gerak Nusantara Sejahtera (KPGNS) pada 10 April 2025. Inisiatif ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada, khususnya batang kelapa sawit tua yang selama ini kurang dimanfaatkan.

Menurut perhitungan Kemenperin, satu hektare lahan sawit yang terdiri dari 25-30 pohon tua dapat menghasilkan antara 5.000 hingga 6.000 liter nira per bulan. Jika mengacu pada target replanting sebesar 300.000 hektare per tahun, potensi produksi nira gula sawit diperkirakan dapat mencapai 1,5 hingga 1,9 juta kiloliter per tahun, dengan nilai pasar yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp 3 triliun.

Proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari produk kelapa sawit, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat sekitar dengan menciptakan lapangan kerja baru. Hilirisasi ini menjadi penting dalam konteks perekonomian nasional, di mana pengembangan produk lokal dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan kesejahteraan petani serta masyarakat lokal.

Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan yang diambil pemerintah untuk mempercepat hilirisasi industri kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia. Dengan pemanfaatan batang sawit tua yang selama ini terabaikan, diharapkan dapat menciptakan inovasi baru dalam industri gula sawit dan membuka peluang baru bagi petani serta pengusaha kecil.

Melalui pilot project ini, Kementerian Perindustrian berharap dapat memberikan contoh nyata bagi daerah lain untuk mengikuti langkah serupa dan mengeksplorasi potensi sumber daya lokal yang ada. Dengan demikian, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan dari segi ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Sumber:

  • Potensi Pasarnya Capai Rp 3 Triliun, Hilirisasi Nira Gula dari Batang Sawit Tua Fokus Dikembangkan โ€” Tribunnews (2025-06-24)
  • Percepatan Hilirisasi Industri Kelapa Sawit, Kemenperin Dukung Produksi Gula Sawit โ€” Sawit Indonesia (2025-06-24)
  • Batang Sawit Tua Disulap Jadi Nira Gula, Potensi Pasar Tembus Rp 3 T โ€” Detik (2025-06-24)
  • Pacu Hilirisasi, Kemenperin Dukung Produksi Nira Gula dari Batang Sawit Tua โ€” Agrofarm (2025-06-24)