Kemenperin Dorong Hilirisasi Kelapa Sawit untuk Tingkatkan Daya Saing Nasional

Produk kosmetik berbahan dasar kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi yang menjanjikan dalam industri sawit Indonesia.
Kemenperin terus mengembangkan industri hilir kelapa sawit dengan target produksi 240 jenis produk hingga 2045, seiring dengan kegiatan hilirisasi untuk UKM di Garut.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia menargetkan produksi 240 jenis produk hilir dari kelapa sawit pada tahun 2045. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing industri kelapa sawit di pasar global. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menyatakan bahwa pengembangan industri hilir akan memperkuat nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan sektor ini.
Kemenperin merencanakan beberapa langkah strategis dalam pengembangan industri hilir, termasuk pengamanan pasokan bahan baku, inovasi teknologi dalam produksi minyak sawit mentah, dan fasilitasi investasi baru. Salah satu inisiatif yang dicetuskan adalah pembentukan konsorsium riset yang berfokus pada produk hilir potensial, serta penyediaan layanan pengembangan teknologi pengolahan biomassa di Balai Besar Sertifikasi dan Pengujian Perkebunan Jasa Indonesia (BBSPJIA) di Bogor.
Di sisi lain, kegiatan hilirisasi kelapa sawit juga semakin melibatkan pelaku usaha skala kecil dan menengah (UKM). Baru-baru ini, Hai Sawit mengadakan workshop pengembangan UKM kelapa sawit di Garut, dengan tema “Peran UKMK Sawit Untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Garut”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dengan hari pertama diisi praktik pembuatan sabun berbahan dasar minyak sawit dan strategi penjualannya, serta hari kedua melakukan field trip ke PT Condong Garut.
- Mendorong Hilirisasi: Kolaborasi untuk Pemberdayaan UMKM Sawit di Bali (22 Februari 2026)
- Hilirisasi Minyak Sawit: Inovasi Cokelat dari Kemenperin untuk UMKM (23 Februari 2026)
- Mendorong Hilirisasi Kelapa Sawit: Kolaborasi dan Tantangan di Era Modern (22 Februari 2026)
- Penguatan Hilirisasi Sawit dan Inovasi Berkelanjutan: Langkah Strategis di Industri Kelapa Sawit Indonesia (22 Februari 2026)
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), yang memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan UKM melalui penghimpunan dana dari pelaku usaha perkebunan. Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan pelaku UKM dapat memanfaatkan potensi kelapa sawit untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan berkontribusi pada perekonomian lokal.
Dengan langkah-langkah strategis yang diambil oleh Kemenperin dan inisiatif hilirisasi untuk UKM, Indonesia berupaya untuk tidak hanya menjadi penghasil utama minyak sawit, tetapi juga menjadi pemimpin dalam industri hilir yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.
Sumber:
- Kemenperin Targetkan Produksi 240 Jenis Produk Hilir Sawit pada 2045 — Info Sawit (2024-11-22)
- Field Trip Kegiatan Hilirisasi Sawit Skala UKM PT Condong Garut — Hai Sawit (2024-11-22)