Harga TBS Kelapa Sawit di Riau dan Sumut Menjelang Natal 2024

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Dinas Perkebunan Riau mengumumkan penetapan harga TBS kelapa sawit untuk periode menjelang Natal, sementara harga di Sumatera Utara mengalami penurunan yang signifikan.
Dinas Perkebunan Provinsi Riau telah mengumumkan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 18-24 Desember 2024. Penetapan harga ini dilakukan dalam sebuah rapat yang berlangsung pada 17 Desember 2024, di mana harga tertinggi untuk TBS kelompok umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.840,63 per kilogram. Meskipun harga ini menunjukkan penurunan sebesar Rp5,01 atau sekitar 0,13 persen dibandingkan minggu sebelumnya, harga cangkang ditetapkan sebesar Rp21,01 per kilogram untuk periode satu bulan ke depan.
Di sisi lain, situasi harga TBS di Sumatera Utara menunjukkan tren yang kurang menggembirakan. Berdasarkan informasi dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, harga TBS mitra plasma mengalami penurunan signifikan, mencapai Rp115,38 per kilogram bagi tanaman yang berusia antara 10 hingga 20 tahun. Penurunan ini dipicu oleh tekanan yang kuat terhadap harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar domestik dan global, yang berdampak langsung pada daya beli petani sawit di daerah tersebut.
Perbedaan nasib dalam harga TBS juga terlihat antara petani sawit mitra plasma dan swadaya di Riau. Sementara harga TBS untuk petani mitra plasma mengalami penurunan, harga TBS untuk petani swadaya justru mengalami kenaikan sebesar Rp14,04 per kilogram. Ini menunjukkan bahwa meskipun kondisi pasar secara umum kurang menguntungkan, masih ada segmen di mana petani swadaya mendapatkan keuntungan lebih baik.
- Harga TBS dan CPO di Jambi Meningkat Signifikan Awal April 2026 (3 April 2026)
- Harga CPO Diproyeksi Meningkat Hingga USD 1.783 pada Juni 2026 (4 April 2026)
- Harga CPO Naik 0,88% di Tengah Produksi Sawit yang Melambat (30 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 1,09% pada 1 April 2026, B50 Jadi Penyebab Utama (1 April 2026)
Dalam konteks ini, Kepala Dinas Perkebunan Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa penetapan harga TBS mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk hasil kajian dari PPKS Medan. Penurunan harga TBS di Riau untuk kelompok umur 9 tahun menjadi sorotan, mengingat saat ini adalah periode menjelang Natal di mana permintaan biasanya meningkat. Namun, tekanan dari harga CPO yang terus berfluktuasi tetap menjadi tantangan bagi para pelaku industri kelapa sawit.
Secara keseluruhan, tren harga TBS menjelang Natal menunjukkan adanya tantangan bagi petani kelapa sawit di Riau dan Sumut. Dengan harga yang bervariasi antara segmen mitra plasma dan swadaya, para petani diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan ini, sembari mencari cara untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Sumber:
- Dinas Perkebunan Riau Umumkan Harga Sawit Periode 18-24 Desember 2024 โ Hai Sawit (2024-12-18)
- Jelang Natal, Harga TBS Mitra Plasma Sumut Anjlok Lebih Rp 100 โ Media Perkebunan (2024-12-18)
- Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma Periode 18 โ 24 Desember 2024 Rp 3.840,63 per Kg โ Sawit Indonesia (2024-12-18)
- Beda Nasib Antara Harga TBS Mitra Plasma dan Swadaya Riau Periode 18-24 Desember 2024 โ Media Perkebunan (2024-12-18)