BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Harga TBS Kelapa Sawit di Mukomuko Alami Penurunan Signifikan

22 Februari 2026|Penurunan Harga TBS Kelapa Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga TBS Kelapa Sawit di Mukomuko Alami Penurunan Signifikan

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko mengalami penurunan sebesar Rp120 per kilogram, sejalan dengan tren harga CPO global yang menurun.

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunan ini terlihat dari harga TBS yang dijual oleh PT Bumi Mentari Karya, yang turun dari Rp2.520 per kilogram menjadi Rp2.400 per kilogram. Menurut Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Iwan Cahaya, penurunan harga ini dipicu oleh penurunan harga minyak mentah kelapa sawit (CPO) di pasar global.

Data terbaru dari 11 pabrik di wilayah Mukomuko menunjukkan bahwa penurunan harga ini tidak hanya terjadi di PT Bumi Mentari Karya, tetapi juga di pabrik-pabrik lain. Dalam rentang waktu 17 hingga 19 April 2024, pabrik-pabrik tersebut melaporkan penurunan harga yang serupa, mencerminkan dampak dari fluktuasi harga CPO di pasar internasional.

Tren penurunan harga TBS ini tidak terlepas dari kondisi pasar global yang mempengaruhi harga CPO. Penurunan harga CPO di pasar dunia berimbas langsung kepada petani kelapa sawit, yang bergantung pada harga TBS untuk pendapatan mereka. Kondisi ini menuntut perhatian lebih dari pemerintah dan stakeholder lainnya agar dapat memberikan solusi yang tepat bagi petani yang terdampak.

Keputusan pabrik-pabrik untuk menurunkan harga TBS juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain, seperti peningkatan pasokan CPO dari negara-negara produsen lain, yang ikut mempengaruhi keseimbangan harga di pasar global. Hal ini tentu saja menjadi perhatian bagi pelaku industri kelapa sawit di Indonesia, yang harus bersiap menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi pemerintah untuk memberikan dukungan kepada petani dan pabrik agar tetap dapat beroperasi dengan efisien meskipun harga TBS mengalami penurunan. Keterlibatan pemerintah dalam menentukan kebijakan yang berpihak kepada petani menjadi sangat krusial, terutama dalam menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia.

Sumber:

  • Perubahan Harga TBS di Kabupaten Mukomuko: Penurunan Sebesar Rp120 per... — Hai Sawit (2024-04-22)