BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Riau dan Jambi: Penurunan yang Mencolok

22 Februari 2026|Penurunan Harga TBS Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga Tandan Buah Segar Sawit di Riau dan Jambi: Penurunan yang Mencolok

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Riau dan Jambi mengalami penurunan signifikan dalam periode terbaru, dengan dampak yang cukup luas bagi petani dan industri.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Riau dan Jambi menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam dua periode terakhir. Penetapan harga oleh tim dari Dinas Perkebunan di kedua provinsi ini mengindikasikan adanya fluktuasi yang perlu diperhatikan oleh para petani dan pelaku industri sawit.

Di Riau, berdasarkan hasil dari tim penetapan harga TBS, harga sawit swadaya umur 9 tahun tercatat sebesar Rp 3.614,47 per kilogram untuk periode 25 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025. Meskipun demikian, harga ini mengalami penurunan sebesar Rp 184,53/Kg dibandingkan periode sebelumnya. Untuk kategori lainnya, harga sawit umur 3 tahun berada pada Rp 2.794,67/Kg, umur 4 tahun Rp 3.119,82/Kg, dan seterusnya, dengan harga terendah untuk sawit berumur 22 tahun yang mencapai Rp 3.513,11/Kg.

Sementara itu, di Jambi, penetapan harga TBS untuk periode 27 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 juga menunjukkan penurunan. Harga TBS sawit umur 10 hingga 20 tahun turun Rp 172,68/Kg menjadi Rp 3.555,71/Kg. Untuk usia sawit yang lebih muda, harga tercatat pada Rp 2.776,88/Kg untuk umur 3 tahun, dan meningkat seiring bertambahnya usia, dengan sawit umur 25 tahun berada di harga Rp 3.291,39/Kg. Penurunan ini menunjukkan adanya tantangan yang dihadapi oleh para petani sawit di provinsi tersebut.

Fluktuasi harga TBS ini tidak hanya berdampak pada pendapatan petani tetapi juga dapat mempengaruhi keberlanjutan industri kelapa sawit di kedua provinsi. Di tengah tantangan global yang dihadapi oleh industri sawit, seperti isu lingkungan dan keberlanjutan, penurunan harga yang terus-menerus dapat mendorong petani untuk mempertimbangkan kembali komitmen mereka terhadap budidaya kelapa sawit.

Dengan harga yang berfluktuasi, penting bagi para petani dan pelaku industri untuk tetap memantau perkembangan pasar dan mencari strategi yang tepat untuk menghadapi situasi ini. Upaya untuk meningkatkan kualitas produksi dan efisiensi dalam pengelolaan perkebunan menjadi semakin krusial untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 25 Desember 2024 โ€“ 7 Januari 2025 Tertinggi Rp 3.614,47 per kg โ€” Info Sawit (2024-12-25)
  • Harga TBS Sawit Jambi Periode 27 Desember 2024 โ€“ 2 Januari 2025 Turun Rp. 172,68 per Kg โ€” Info Sawit (2024-12-25)