Dukungan GIMNI untuk Kenaikan HET Minyak Goreng di Tengah Harga TBS dan CPO yang Meningkat

Gambar menunjukkan minyak goreng berkualitas tinggi, produk hilir penting dari industri kelapa sawit Indonesia yang terus berkembang.
Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mendukung usulan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng merek Minyakita, seiring dengan kenaikan harga bahan baku.
Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) menyatakan dukungannya terhadap usulan untuk meningkatkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng merek Minyakita. Dukungan ini datang di tengah kondisi pasar yang menunjukkan kenaikan harga bahan baku minyak goreng, termasuk tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO).
Direktur GIMNI, Sahat Sinaga, menjelaskan bahwa saat ini harga TBS telah mencapai Rp2.500 per kilogram, meningkat dari harga sebelumnya yang hanya Rp2.300. Selain itu, rata-rata harga CPO juga mengalami kenaikan, kini berada di kisaran Rp12.300 per kilogram di Dumai atau Belawan, tidak termasuk PPN. Kenaikan harga ini dianggap wajar dan menjadi alasan bagi GIMNI untuk mendorong kenaikan HET sebagai respons terhadap kondisi pasar yang berubah.
Lebih jauh, GIMNI juga mengusulkan agar domestic market obligation (DMO) dan pungutan ekspor untuk minyak goreng ditangguhkan sementara. Usulan ini diharapkan dapat membantu pelaku industri untuk beradaptasi dengan perubahan harga bahan baku yang terus meningkat. Dengan demikian, diharapkan pasar minyak goreng dapat tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
- Harga CPO Turun, Mendag Pastikan Stabilitas Minyak Goreng (13 Maret 2026)
- Kenaikan Harga Minyak Goreng Menjelang Ramadan dan Upaya Stabilitas Pasar (22 Februari 2026)
- Tantangan Harga dan Ekspor Minyak Sawit Indonesia di 2026 (22 Februari 2026)
- Tito Karnavian Peringatkan Pentingnya Penanganan Harga Minyak Goreng di Indonesia (22 Februari 2026)
Dalam konteks yang lebih luas, upaya GIMNI ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh industri minyak nabati di Indonesia, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Kenaikan harga bahan baku yang signifikan menjadi perhatian, dan langkah-langkah strategis seperti usulan kenaikan HET serta penangguhan DMO diharapkan dapat memberikan solusi sementara yang menguntungkan bagi semua pihak terkait.
Sumber:
- Mendorong Kenaikan HET Migor: GIMNI Menyampaikan Usulan DMO dan Penund... — Hai Sawit (2024-05-10)