BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Tantangan Sektor Kelapa Sawit: Penurunan Harga TBS dan Pencurian yang Mengancam Produktivitas

22 Februari 2026|Penurunan Harga TBS
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Tantangan Sektor Kelapa Sawit: Penurunan Harga TBS dan Pencurian yang Mengancam Produktivitas

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.

Industri kelapa sawit Indonesia menghadapi tantangan berat dengan penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) dan maraknya pencurian hasil kebun, yang berdampak pada pendapatan petani.

Industri kelapa sawit Indonesia saat ini menghadapi tantangan signifikan yang mempengaruhi pendapatan petani dan keberlangsungan usaha. Penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) di Kalimantan Timur dan maraknya pencurian hasil kebun menjadi dua isu krusial yang perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan sektor ini.

Dalam laporan terbaru, harga TBS di Kalimantan Timur mengalami penurunan yang cukup tajam selama periode 16-30 April 2024. Ence Achmad Rafiddin Rizal, Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh faktor internal, terutama penurunan harga crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) di berbagai perusahaan. Dampak dari kondisi ini terasa langsung bagi petani kelapa sawit, yang sangat bergantung pada hasil kebun mereka sebagai sumber penghidupan. Ence menambahkan bahwa harga TBS bervariasi tergantung pada usia pohon sawit, dengan harga yang lebih tinggi untuk buah dari pohon yang lebih tua.

Di sisi lain, sektor kelapa sawit juga dihadapkan pada masalah pencurian TBS yang terjadi di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Tengah. Saiful Panigoro, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Tengah, mengutuk tindakan pencurian tersebut, yang ia sebut sebagai kriminalitas yang berpotensi merusak iklim investasi di sektor ini. Pencurian hasil kebun menciptakan ketidakstabilan bagi para petani dan perusahaan yang beroperasi di sektor ini, terutama saat industri kelapa sawit berusaha pulih dari dampak El Nino yang telah mempengaruhi produktivitas tanaman. Saiful mendesak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pencurian agar industri dapat berjalan dengan lebih baik.

Kesulitan yang dihadapi oleh petani dan perusahaan kelapa sawit di Indonesia mencerminkan tantangan yang lebih luas dalam industri ini. Penurunan harga TBS dan meningkatnya kasus pencurian adalah sinyal bahwa sektor kelapa sawit membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan perhatian dan tindakan yang tepat, diharapkan sektor kelapa sawit Indonesia dapat bangkit kembali dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Sumber:

  • Penurunan Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Kalimantan Timur pada Perte... โ€” Hai Sawit (2024-05-07)
  • Penyebab Penurunan Pendapatan Sampoerna Agro Sebesar 19% โ€” Hai Sawit (2024-05-07)