PTPN IV PalmCo Gandeng Kemendag Perluas Pasar Ekspor Lewat Platform InaExport

Kapal pengangkut kargo terlihat memuat kontainer berisi kelapa sawit untuk kegiatan impor ekspor di pelabuhan Indonesia.
PTPN IV PalmCo bekerja sama dengan Ditjen PEN Kemendag untuk memanfaatkan platform InaExport demi memperluas akses pasar ekspor kelapa sawit dan komoditas perkebunan lainnya.
(2026/09/28) PTPN IV PalmCo menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan untuk mengembangkan dan memperluas pasar ekspor produk perkebunan termasuk kelapa sawit, teh, kopi, karet, dan gambir.
Kerja sama itu mencakup promosi dagang bersama dan integrasi akses ke ekosistem digital InaExport, yang menurut keterangan perusahaan dimaksudkan untuk mempertemukan produk PTPN IV dengan pembeli internasional yang telah terverifikasi. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyatakan bahwa kesepakatan memberi akses terintegrasi ke InaExport untuk mempertemukan produk dengan calon pembeli internasional.
InaExport dipaparkan oleh Kemendag sebagai platform yang berkembang dari portal informasi menjadi ekosistem bisnis. Menurut keterangan resmi Kemendag yang dicantumkan PTPN, InaExport kini menampilkan lima layanan utama: fitur Cek Ekspor untuk menilai kesiapan ekspor, kalkulator ekspor untuk simulasi biaya, layanan inquiry untuk mempertemukan permintaan pembeli dengan eksportir, dashboard intelijen pasar, serta integrasi dengan layanan logistik dan pembiayaan.
- Impor Minyak Sawit India Turun 19% di Tengah Lonjakan Harga Global (2 April 2026)
- Biaya Logistik Sawit Melonjak 50% Akibat Geopolitik Timteng (3 April 2026)
- Impor Minyak Sawit India Turun 19%, Harga CPO Diprediksi Stabil (13 April 2026)
- Ekspor CPO Meningkat, Indonesia Kuasai 60% Pasar Sawit Global (18 April 2026)
Dalam siaran pers yang merangkum peluncuran dan penandatanganan kerja sama pada 22 September 2026, disebutkan bahwa InaExport ditandatangani bersama 19 mitra dari instansi pemerintah, BUMN, perguruan tinggi, dan asosiasi industri. PTPN IV tercatat sebagai salah satu mitra yang diharapkan memanfaatkan fitur discovery commerce pada platform untuk mempromosikan produk berdasarkan kebutuhan dan karakteristik pasar.
Jatmiko mengatakan integrasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan produk perkebunan PTPN IV dengan buyer internasional yang terverifikasi secara lebih efisien. Ia menyebutkan komoditas andalan seperti kelapa sawit, teh, maupun kopi bisa terhubung dengan pembeli internasional melalui mekanisme yang disediakan InaExport.
Keterangan tertulis Kemendag yang dikutip PTPN juga memuat pernyataan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, tentang fungsi dashboard intelijen pasar dan integrasi layanan pendukung. Selain fitur teknis, pengembangan InaExport bertujuan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha dari UMKM hingga perusahaan perkebunan besar melalui konsep discovery commerce yang diaplikasikan oleh Kemendag.
PTPN IV PalmCo merupakan entitas hasil penggabungan sejumlah anak usaha di lingkungan PTPN Group dan dianggap sebagai perusahaan yang berorientasi ekspor; kerja sama dengan Ditjen PEN Kemendag dipandang sebagai langkah konkret untuk memperluas saluran pemasaran. Penandatanganan kerja sama resmi dilakukan pada kegiatan soft launching InaExport di Kantor Kemendag pada 22 September 2026, saat Kemendag juga mengumumkan 19 mitra resmi platform tersebut.
Sumber: