Pemprov Kalsel dan BPDPKS Optimalkan Penyaluran Dana Peremajaan Sawit 2026
.webp)
Seorang petani melakukan peremajaan sawit rakyat (PSR) dengan menanam kembali pohon kelapa sawit di lahan pertanian.
Pemprov Kalimantan Selatan bersama BPDPKS berupaya memastikan kelancaran penyaluran dana peremajaan sawit rakyat untuk meningkatkan produktivitas petani di 2026.
(2026/04/03) Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan untuk memastikan kelancaran penyaluran dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tahun 2026. Program ini menargetkan peremajaan seluas 1.600 hektare di lima kabupaten, dengan dukungan dana yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat.
Dalam konteks ini, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) juga berkomitmen untuk mengoptimalkan penyaluran dana PSR di seluruh Indonesia. Sejak diluncurkan pada 2016, program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit yang saat ini masih rendah, dengan rata-rata 2-3 ton per hektare per tahun. Program ini juga merupakan langkah strategis untuk tidak membuka lahan baru, sehingga mendukung keberlanjutan lingkungan.
Melalui kerja sama ini, Disbunnak Kalsel dan BPDPKS berharap dapat memperkuat koordinasi dan distribusi dana yang akan digunakan untuk peremajaan tanaman sawit yang sudah tua. Menurut rencana, dana tersebut akan digunakan untuk mendukung petani dalam mengganti tanaman yang tidak produktif. Hal ini penting mengingat banyak petani yang masih menggunakan tanaman tua yang tidak memberikan hasil optimal.
- Tantangan Pelaksanaan Proyek Makan Bergizi Gratis di Indonesia (22 Februari 2026)
- Andalas Forum VI 2026 dan Sertifikasi Halal Dorong Keberlanjutan Sawit (17 April 2026)
- Sinergi Kebijakan Iklim dan Pangan dalam Industri Kelapa Sawit (22 Februari 2026)
- DPRD Kutai Barat Usulkan Satgas dan Tinjau Ulang Batas HGU Sawit (18 April 2026)
Penyaluran dana dilakukan melalui berbagai jalur, dengan dukungan riset dan insentif untuk produsen, sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi pasar. BPDPKS mencatat bahwa dengan adanya dukungan ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan produktivitas dan memberikan pendapatan yang lebih baik bagi petani sawit di Indonesia.
Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa jika program ini berjalan sesuai rencana, produktivitas kelapa sawit rakyat dapat meningkat signifikan, memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal serta memastikan ketahanan pangan dan energi nasional. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam hal pemeliharaan tanaman pasca-peremajaan dan pengawasan terhadap penggunaan dana yang tepat.
Dengan langkah-langkah strategis yang diterapkan oleh pemerintah, diharapkan industri sawit Indonesia dapat bertransformasi menjadi lebih efisien dan produktif. โKami percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat, serta dukungan semua pihak, program PSR ini akan memberikan hasil yang diharapkan,โ ujar seorang pejabat terkait.
Sumber:
- Gandeng Ditjenbun, Pemprov Kalsel Amankan Penyaluran Dana Peremajaan Sawit Gelombang III โ
- BPDPKS bersama Kementan siap optimalkan penyaluran ... โ http://www.bpdp.or.id/bpdpks-bersama-kementan-siap-optimalkan-penyaluran-dana-psr
- PROGRAM PSR, AKANKAH SESUAI DENGAN HARAPAN ... โ https://balaimedan.ditjenbun.pertanian.go.id/program-psr-akankah-sesuai-dengan-harapan-tinjauan-dalam-perspektif-perlindungan-tanaman/
- Penyaluran Dana Program Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit โ https://id.scribd.com/presentation/892277955/MATERI-BPDP-Penyaluran-Dana-Program-Peremajaan-Perkebunan-Kelapa-Sawit