Pemerintah Genjot Implementasi B60 pada 2027, Bongkar Kesiapan CPO, FAME, dan Formula Teknis

Presiden Prabowo Berpidato
(2026/09/04) Pemerintah mempercepat persiapan penerapan biodiesel B60 pada 2027 dengan evaluasi pasokan CPO, kapasitas FAME, distribusi dan formula teknis.
(2026/09/04) Pemerintah mempercepat persiapan penerapan biodiesel B60 pada 2027 dengan evaluasi menyeluruh atas pasokan CPO, kapasitas FAME, distribusi, dan formula teknis untuk mendukung kenaikan campuran dari B50.
Pengumuman percepatan ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto dan implementasi B50 yang baru berjalan sejak beberapa bulan lalu; pemerintah kini membongkar kesiapan sektor hulu-hilir untuk memastikan transisi ke campuran 60% biodiesel dapat dilakukan.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyatakan langkah tersebut sebagai kelanjutan arahan presiden, menyebut dalam acara IndoEBTKE ConEx 2026 bahwa βTahun ini kita sudah mengimplementasikan B50, dan Bapak Presiden menyampaikan tahun depan (2027) sudah diimplementasikan B60.β
- SPKS Desak Percepatan PSR di Tengah Hilirisasi Biodiesel B50 (25 April 2026)
- Mandatori Biodiesel Sawit: Penghematan Devisa dan Nilai Tambah Ekonomi (26 April 2026)
- Pemerintah Siapkan B60 Setelah B50, ESDM Catat Indonesia Bebas Impor CN48 (2 September 2026)
- Prabowo: Swasembada Solar lewat B50, Pertamina Kembangkan 'Green Gasoline' dari Sawit (14 Agustus 2026)
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi memberi data operasional terkait B50 sebagai bahan evaluasi kebijakan: delivery B50 oleh Pertamina telah mencapai lebih dari 90% sementara rata-rata penyaluran nasional, termasuk sektor non-Pertamina, berada di kisaran 80%.
Keberhasilan uji lapangan juga tercermin pada sektor transportasi publik; PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berhasil menerapkan B50 pada armada lokomotif dan kereta pembangkit, langkah yang disebut dalam laporan sebagai contoh implementasi non-road yang konkret untuk transisi bahan bakar.
Pemerintah mengidentifikasi empat aspek teknis yang harus dipenuhi sebelum B60 diberlakukan: pasokan crude palm oil (CPO) yang aman, kapasitas produksi FAME cukup untuk skema PSO dan non-PSO, rantai distribusi yang andal, serta spesifikasi formula FAME yang sesuai. Eniya Listiani Dewi menekankan bahwa formulasi spesifikasi FAME menjadi tantangan besar dalam pengembangan B60.
Sekretariat teknis sedang mengkaji opsi pemenuhan bahan baku, termasuk peningkatan produktivitas perkebunan dan perluasan areal untuk memenuhi kebutuhan CPO, serta menguji sejumlah formula teknis B60 bersama lembaga riset untuk memastikan kompatibilitas mesin dan standar emisi.
Pemerintah masih mengevaluasi pelaksanaan B50 sebagai basis data operasional: capaian lebih dari 90% delivery oleh Pertamina dan rata-rata penyaluran nasional sekitar 80% menjadi tolok ukur kesiapan distribusi untuk peningkatan mandatori ke B60.
Jadwal kebijakan yang disebutkan dalam kedua laporan menempatkan target implementasi B60 pada tahun 2027, dengan konsolidasi hulu-hilir dan kajian teknis intensif sepanjang sisa 2026 untuk finalisasi formula dan kapasitas produksi FAME.
Sumber: