BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Harga TBS Sawit Melorot, PTPN IV PalmCo Targetkan Pendapatan dari Sertifikasi RSPO

22 Februari 2026|Penurunan Harga TBS Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Harga TBS Sawit Melorot, PTPN IV PalmCo Targetkan Pendapatan dari Sertifikasi RSPO

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Sumatera Selatan mengalami penurunan, sementara PTPN IV PalmCo optimis meraih tambahan pendapatan dari sertifikasi RSPO.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan penurunan signifikan pada periode I Januari 2025. Penetapan harga oleh Tim Penetapan Harga TBS mengungkapkan bahwa sawit umur 10 hingga 20 tahun mengalami penurunan sebesar Rp 113,36 per kilogram, menjadi Rp 3.625,06 per kilogram. Penurunan harga ini juga terlihat pada sawit dengan umur lainnya, seperti sawit umur 3 tahun yang kini ditawarkan seharga Rp 3.058,23 per kilogram dan sawit umur 4 tahun sebesar Rp 3.153,46 per kilogram. Kenaikan harga TBS yang sebelumnya tidak stabil kini tampak berangsur membaik, namun fluktuasi harga tetap menjadi perhatian para petani.

Di sisi lain, PTPN IV PalmCo, sebuah sub holding dari PT Perkebunan Nusantara IV, menargetkan tambahan pendapatan sebesar USD 3,6 juta dari penjualan minyak sawit mentah bersertifikat Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO). Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut berencana menjual 120.000 metrik ton minyak sawit bersertifikat RSPO pada tahun ini. Sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan premium price yang lebih tinggi bagi produk sawit yang dihasilkan.

PTPN IV PalmCo telah berhasil memproduksi 2,58 juta ton crude palm oil (CPO) bersertifikat RSPO pada tahun 2024. Dengan adanya target penjualan 120.000 metrik ton untuk tahun 2025, perusahaan ini berupaya untuk meningkatkan pendapatannya melalui standar keberlanjutan yang lebih tinggi, sejalan dengan tuntutan pasar global yang semakin mengedepankan produk ramah lingkungan.

Perkembangan ini terjadi di tengah tantangan yang dihadapi oleh sektor perkebunan sawit Indonesia, termasuk isu harga yang fluktuatif dan kebutuhan untuk memenuhi standar keberlanjutan. Meski harga TBS mengalami penurunan, upaya PTPN IV PalmCo untuk mendapatkan sertifikasi RSPO menunjukkan komitmen yang kuat terhadap praktik berkelanjutan dan potensi pertumbuhan yang lebih baik di masa depan.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Sumsel Periode I-Januari 2025 Melorot Rp 113,36 per Kg โ€” Info Sawit (2025-01-10)
  • PTPN IV PalmCo Proyeksi Tambahan USD3,6 Juta dari Sertifikasi RSPO โ€” Agrofarm (2025-01-10)