Fluktuasi Harga TBS dan CPO di Pasar Kelapa Sawit Indonesia

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) dan Crude Palm Oil (CPO) di Indonesia mengalami fluktuasi yang signifikan pada awal bulan Juli 2025, mencerminkan kondisi pasar yang dinamis.
(2025/07/11) Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Indonesia menunjukkan variasi yang mencolok pada awal bulan Juli 2025. Di Sumatera Utara, harga TBS mengalami kenaikan, sementara di Sumatera Selatan, harga TBS mengalami penurunan yang wajar, hal ini mencerminkan kondisi pasar yang dinamis dan pengaruh harga Crude Palm Oil (CPO) global yang terus berfluktuasi.
Menurut analis pasar dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sumut, Dewiana, harga TBS petani mitra Pemprov Sumut mengalami perbaikan dalam dua minggu terakhir. Pada minggu ini, harga TBS tertinggi mencapai Rp3.355,85 per kilogram, mengalami peningkatan sekitar Rp86,31 dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan membaiknya harga CPO di pasar global, meskipun masih mengalami tekanan dari faktor-faktor eksternal lainnya.
Di sisi lain, di Provinsi Sumatra Selatan, harga TBS tercatat mengalami penurunan tipis sebesar Rp92,67 per kilogram pada periode awal bulan Juli. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Sumsel, Mukpakanisin, menyatakan bahwa penurunan ini dianggap wajar dan tidak sampai Rp100 per kilogram. Penurunan harga TBS di Sumsel ini dipengaruhi oleh turunnya harga jual CPO pada bulan Juni yang berpengaruh signifikan terhadap harga TBS di daerah tersebut.
- Harga CPO Naik Menjadi Rp16.050 per Kg, Proyeksi Kenaikan Berlanjut (31 Maret 2026)
- Harga CPO Tembus Level Tertinggi 15 Bulan, TBS Riau Dekati Rp4.000 (31 Maret 2026)
- Harga CPO Diprediksi Naik hingga RM4.600 per Ton di 2026 (5 April 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 1,09% pada 1 April 2026, B50 Jadi Penyebab Utama (1 April 2026)
Berbicara mengenai harga CPO, di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom, terjadi withdraw harga CPO dengan penawaran tertinggi mencapai Rp14.150 per kilogram pada hari yang sama. Ini merupakan kenaikan sekitar Rp50 per kilogram atau 0,35% dibandingkan harga sebelumnya yang tercatat Rp14.100 per kilogram. Meskipun harga CPO di KPBN mengalami fluktuasi, harga CPO di Bursa Malaysia menunjukkan tren penguatan, bersiap mencatatkan kenaikan mingguan kedua berturut-turut.
Peningkatan harga CPO di pasar Malaysia menunjukkan optimisme pasar meskipun ada tekanan dari stok minyak sawit yang cukup tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun harga TBS di beberapa daerah mengalami penurunan, namun secara keseluruhan, kondisi pasar kelapa sawit di Indonesia dan regional Asia Tenggara masih dalam fase perbaikan.
Dengan fluktuasi harga yang terjadi, para petani dan pelaku industri kelapa sawit di Indonesia perlu tetap waspada dan beradaptasi dengan perubahan yang ada. Kebijakan dan strategi yang tepat dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan keberlanjutan industri kelapa sawit yang sangat penting bagi perekonomian nasional.
Sumber:
- Harga TBS Sawit Sumut Hari Ini (117) Naik, Tertinggi Rp3.355,85 per Kg โ Bisnis Indonesia (2025-07-11)
- Harga TBS Sumsel Awal Juli Turun Tipis Rp92,67 per Kg โ Bisnis Indonesia (2025-07-11)
- Harga CPO KPBN Inacom Withdraw pada Jumat (11 per 7), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Masih Menguat โ Info Sawit (2025-07-11)