BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Fluktuasi Harga Tandan Buah Segar Sawit di Berbagai Provinsi Indonesia

23 Februari 2026|Fluktuasi Harga TBS Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Fluktuasi Harga Tandan Buah Segar Sawit di Berbagai Provinsi Indonesia

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit mengalami fluktuasi di berbagai daerah di Indonesia, dengan perbedaan yang signifikan antara provinsi satu dengan lainnya.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Indonesia menunjukkan tren yang bervariasi, tergantung pada daerah dan kondisi pasar. Di Kalimantan Timur, harga TBS sawit untuk periode I-April 2025 mengalami kenaikan tipis, dengan harga sawit umur lebih dari 10 tahun mencapai Rp 3.331,49/kg. Sementara itu, di Kalimantan Barat, harga TBS sawit mengalami penurunan sebesar Rp 43,9/kg menjadi Rp 3.427,30/kg untuk sawit umur 10-20 tahun.

Di Provinsi Riau, harga TBS sawit swadaya juga tercatat tinggi, dengan sawit umur 9 tahun berada di angka Rp 3.585,73/kg meskipun mengalami penurunan Rp 121,78/kg dari periode sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan, Riau masih memiliki harga yang kompetitif dibandingkan provinsi lainnya.

Namun, berita berbeda datang dari Provinsi Aceh, di mana rata-rata harga TBS sawit swadaya berada di kisaran Rp 2.400 hingga Rp 2.600/kg. Hal ini menunjukkan adanya tantangan bagi petani di Aceh, terutama terkait dengan infrastruktur yang mempengaruhi biaya transportasi dan harga jual di tingkat pengepul.

Di sisi lain, di Sumatera Utara, harga TBS juga mengalami penurunan, dengan harga terendah tercatat di Pakpak Bharat mencapai Rp 3.657/kg. Penurunan ini sejalan dengan turunnya harga minyak sawit mentah (CPO) yang kini berada di angka Rp 14.403/kg, lebih rendah dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 14.572/kg. Penurunan harga CPO ini menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga TBS sawit di tingkat petani.

Situasi di Riau juga mencerminkan fluktuasi harga yang sama, di mana anjloknya harga TBS untuk mitra plasma dan swadaya dikaitkan dengan penurunan harga CPO. Menurut laporan dari Dinas Perkebunan Riau, harga TBS yang merosot ini menunjukkan dampak langsung dari pergerakan harga CPO, yang menjadi salah satu indikator penting di pasar.

Secara keseluruhan, dinamika harga TBS sawit di Indonesia memperlihatkan perbedaan yang mencolok antara berbagai provinsi. Hal ini memengaruhi pendapatan para petani sawit dan menimbulkan tantangan bagi mereka dalam menjalankan usaha. Meningkatnya harga di beberapa daerah mungkin memberikan harapan, tetapi penurunan di wilayah lain menyoroti ketidakpastian yang masih dihadapi oleh industri kelapa sawit di tanah air.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Kaltim Periode I-April 2025 Naik Tipis โ€” Info Sawit (2025-04-16)
  • Harga TBS Sawit Kalbar Periode II-April 2025 Turun Rp43,9 per Kg โ€” Info Sawit (2025-04-16)
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 16-22 April 2025 Tertinggi Rp 3.585,73 per kg โ€” Info Sawit (2025-04-16)
  • Ini Rata-rata Harga TBS Petani Sawit Swadaya di Provinsi Aceh โ€” Media Perkebunan (2025-04-16)
  • Anjlok Harga CPO Mitra Plasma dan Mitra Swadaya Riau Periode 16 โ€“ 22 April 2025 โ€” Media Perkebunan (2025-04-16)
  • Harga TBS Sawit di Sumut Turun Pekan Ini, Terendah Pakpak Bharat โ€” Detik (2025-04-16)