Harga TBS Sawit Melorot di Sumut dan Naik di Kalbar Pasca Lebaran

Harga TBS kelapa sawit meningkat, memberikan harapan baru bagi petani di Indonesia amid tantangan industri.
Setelah Lebaran, harga TBS sawit di Sumut turun menjadi Rp3.834,74/kg, sementara Kalbar mencatat kenaikan menjadi Rp3.619,27/kg.
(2026/03/26) Setelah Lebaran, harga TBS sawit mengalami perbedaan signifikan di dua provinsi di Indonesia. Di Sumatera Utara, harga TBS sawit ditetapkan turun menjadi Rp3.834,74 per kg, sedangkan di Kalimantan Barat, harga TBS sawit mengalami kenaikan menjadi Rp3.619,27 per kg.
Di Sumatera Utara, penetapan harga TBS sawit untuk periode 25 hingga 31 Maret 2026 merupakan hasil rapat yang digelar oleh Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma. Penurunan harga sebesar Rp77,67 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp3.912,42 per kg menjadi beban tersendiri bagi petani lokal. Sementara itu, harga CPO di provinsi ini ditetapkan sebesar Rp14.997,17 per kg dan harga kernel sawit pada Rp15.285 per kg, dengan Indeks βKβ sebesar 92,54 persen.
Di sisi lain, Kalimantan Barat mencatatkan kabar baik bagi para petani sawitnya. Tim Penetapan Indeks K dan Harga TBS yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekebun, mengumumkan harga TBS untuk periode 16 hingga 22 Maret 2026. Rata-rata harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.460,54 per kg, mengalami kenaikan sebesar Rp160,96 dari periode sebelumnya. Untuk TBS tertinggi umur 10 hingga 20 tahun, harga ditetapkan pada Rp3.619,27 per kg, naik Rp168,35 per kg.
- Harga TBS Sawit Sumut Mencapai Rp4.059,20 per Kg pada Awal April 2026 (3 April 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 1,57% pada 26 Maret, Perdagangan Bursa Malaysia Menguat (26 Maret 2026)
- Harga Sawit di Sumut dan Aceh Naik, CPO Referensi April 2026 Meningkat (1 April 2026)
- Ekspor CPO Meningkat 26,4% ke US$4,69 Miliar di Awal 2026 (2 April 2026)
Harga TBS terendah untuk umur 3 tahun juga mengalami peningkatan, kini menjadi Rp2.719,6 per kg, naik Rp126,38 per kg. Kenaikan ini dipicu oleh perhitungan faktor Indeks K bulan Februari yang berada di angka 91,69%. Selain itu, harga CPO di Kalimantan Barat juga mengalami kenaikan, kini ditetapkan di Rp15.000,89 per kg, meningkat Rp712,85 per kg.
Perbedaan tren harga TBS antara Sumut dan Kalbar menunjukkan kondisi pasar yang dinamis dan beragam. Para petani di Sumut harus lebih bersiap menghadapi tantangan harga yang menurun, sementara petani di Kalbar dapat merayakan kenaikan harga yang cukup signifikan. Mengingat pentingnya peran kelapa sawit dalam perekonomian kedua provinsi ini, fluktuasi harga TBS dan CPO akan terus menjadi perhatian para pelaku industri.
Apakah penurunan harga di Sumut akan berlanjut, ataukah Kalbar akan tetap menikmati tren positif ini? Hanya waktu yang akan menjawab, namun yang pasti, kondisi ini menuntut para petani untuk lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan yang terjadi di pasar.
Sumber: