Dida Gardera Tekankan Pentingnya Kebijakan Sawit Berkelanjutan untuk Ekonomi Hijau

Prabowo memberikan pidato mengenai pentingnya industri kelapa sawit untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Deputi II Bidang Pangan dan Agribisnis, Dida Gardera, menekankan peran penting kebijakan kelapa sawit berkelanjutan dalam mendukung ekonomi hijau di Indonesia, dengan hasil nyata berupa pengurangan emisi yang signifikan.
Dalam upaya mendukung ekonomi hijau di Indonesia, pentingnya kebijakan kelapa sawit berkelanjutan semakin ditekankan. Dida Gardera, Deputi II Bidang Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menyatakan bahwa sektor kelapa sawit memiliki peran strategis dalam pencapaian ini. Pada acara Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2024 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Dida menggarisbawahi berbagai inisiatif yang telah diambil pemerintah untuk meningkatkan keberlanjutan industri kelapa sawit.
Dalam sambutannya, Dida menyampaikan bahwa program biodiesel yang diterapkan telah berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 32 juta ton pada tahun 2023. Ini menunjukkan dampak positif dari kebijakan yang mendukung penggunaan sumber energi terbarukan. Program ini adalah salah satu dari sekian banyak langkah yang diambil untuk merespons tantangan perubahan iklim dan berkontribusi pada pencapaian target emisi nasional.
Dida juga menyoroti perlunya transformasi dalam strategi dan kebijakan pemerintah di sektor kelapa sawit. Salah satu inisiatif yang disebutkan adalah program peremajaan sawit rakyat yang menggunakan bibit bersertifikat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dan mendukung kesejahteraan petani. Dengan adopsi teknologi dan praktik pertanian yang lebih baik, diharapkan hasil pertanian dapat meningkat dan kualitas hidup masyarakat sekitar juga terangkat.
- Pemerintah Tetapkan DBH Sawit Minimal 4 Persen, Perkuat Keadilan Fiskal (27 Maret 2026)
- BPDP Perkuat Literasi Sawit dan Lindungi Pelapor Pelanggaran di Sektor Perkebunan (27 Maret 2026)
- Kebijakan dan Inisiatif Terkini dalam Industri Sawit Indonesia (17 Maret 2026)
- Kementan Perkuat Program Sawit Rakyat dan Sarpras untuk 2026 (13 Maret 2026)
Lebih lanjut, Dida menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan. Kebijakan yang inklusif dan berbasis data diharapkan dapat mendorong inovasi dan investasi yang lebih besar dalam sektor kelapa sawit. Selain itu, ia juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan lingkungan sambil tetap memperhatikan aspek ekonomi yang vital bagi banyak petani dan komunitas di Indonesia.
Ke depannya, Dida mengharapkan agar upaya-upaya ini tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen kelapa sawit terbesar, tetapi juga sebagai contoh dalam penerapan praktik pertanian berkelanjutan yang dapat diadopsi oleh negara lain. Dengan semangat untuk melindungi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, industri kelapa sawit Indonesia diharapkan mampu berkontribusi lebih besar bagi keberlanjutan global.
Sumber:
- Dida Gardera, Transformasi Strategi Sawit untuk Dukung Ekonomi Hijau — Hai Sawit (2024-10-04)