BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Kelembagaan Petani

Upaya Meningkatkan Kapasitas Petani Sawit Melalui Pelatihan dan Konsultasi Pajak

23 Februari 2026|Pelatihan dan Konsultasi Pajak
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Upaya Meningkatkan Kapasitas Petani Sawit Melalui Pelatihan dan Konsultasi Pajak

Petani kelapa sawit Indonesia memanfaatkan drone dan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perkebunan.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama berbagai pihak menggelar pelatihan dan konsultasi pajak untuk petani sawit, guna memperkuat pengelolaan usaha tani.

Meningkatkan kapasitas petani sawit di Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam beberapa inisiatif yang dilaksanakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan berbagai instansi terkait. Dalam rangka mendukung pengelolaan usaha tani yang lebih profesional, BPDPKS berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT Iskol Agridaya Internasional untuk menggelar pelatihan yang ditujukan bagi petani kelapa sawit di Provinsi Riau.

Pelatihan yang berlangsung dari 20 hingga 23 Mei 2025 di Pekanbaru ini diikuti oleh 106 petani dari empat kabupaten, yaitu Kuantan Singingi, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu. Peserta dilatih dalam manajemen dan administrasi keuangan kebun sawit, guna meningkatkan produktivitas dan tata kelola usaha tani yang lebih baik. Dengan pengetahuan yang diperoleh, diharapkan petani dapat mengelola usaha mereka secara lebih profesional dan efisien.

Sementara itu, pada periode yang sama, BPDPKS bersama Direktorat Jenderal Perkebunan juga melaksanakan pelatihan penumbuhan kebersamaan pekebun di The Bono Hotel, Pekanbaru. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat rasa persatuan di antara pekebun sawit, dengan melibatkan pekebun dari Kabupaten Bengkalis dan Kuantan Singingi. Sebanyak 30 pekebun terlibat dalam program ini selama empat hari, yang fokus pada peningkatan kerjasama antar pekebun.

Dalam upaya mendukung petani kelapa sawit, Kementerian Keuangan melalui KPP Pratama Sintang juga memberikan layanan konsultasi pajak kepada pengurus Koperasi Petani Sawit MJ. Layanan ini diadakan untuk membantu koperasi memahami kewajiban perpajakan, khususnya terkait Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Konsultasi yang berlangsung pada 23 April 2025 ini menjadi penting bagi koperasi, yang perlu melaporkan pajak dari hasil kerjasama mereka dengan perusahaan mitra pengolahan.

Selain pelatihan dan konsultasi, sosok manajer perempuan di industri kelapa sawit juga menjadi inspirasi bagi petani. Arhamna, manajer di PTPN IV PalmCo, berperan penting dalam menjalin kemitraan dengan tujuh koperasi yang melibatkan lebih dari 5.000 petani di Kabupaten Rokan Hulu. Meskipun menghadapi tantangan sebagai wanita di sektor yang didominasi pria, Arhamna menunjukkan dedikasi dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui sinergitas yang dibangunnya.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan petani kelapa sawit Indonesia dapat lebih berdaya saing dan mampu mengelola usaha mereka dengan lebih baik, sehingga dapat berkontribusi positif bagi perekonomian daerah dan negara.

Sumber:

  • BPDP dan IPB Latih Ratusan Petani Sawit Riau Kelola Keuangan Kebun Secara Profesional โ€” Hai Sawit (2025-05-21)
  • BPDP, Dirjen Perkebunan dan Iskol Agridaya Internasional Gelar Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun Untuk Petani Sawit Kabupaten Bengkalis dan Kuansing โ€” Hai Sawit (2025-05-21)
  • KPP Pratama Sintang Beri Layanan Konsultasi Pajak bagi Koperasi Sawit โ€” Hai Sawit (2025-05-21)
  • Srikandi Inspiratif PTPN IV PalmCo Sahabat Petani Plasma โ€” Sawit Indonesia (2025-05-21)