BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Perpajakan & Pungutan

Perkembangan Terkini Kebijakan Kelapa Sawit: Penurunan Target Pungutan dan Penyelesaian Masalah Lahan

22 Februari 2026|Penurunan target pungutan ekspor
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Perkembangan Terkini Kebijakan Kelapa Sawit: Penurunan Target Pungutan dan Penyelesaian Masalah Lahan

Satgas PKH melakukan pengawasan di kawasan hutan untuk penyitaan lahan sawit ilegal di Indonesia.

Kebijakan kelapa sawit Indonesia mengalami perubahan signifikan dengan penurunan target pungutan ekspor dan upaya penyelesaian tumpang tindih lahan sawit.

Kebijakan terkait industri kelapa sawit di Indonesia sedang mengalami transformasi yang signifikan. Tahun 2024, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menargetkan pungutan ekspor kelapa sawit turun menjadi Rp 24 triliun, dari target awal yang mencapai Rp 27 triliun. Penurunan ini dipicu oleh penerapan tarif baru yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 62 Tahun 2024.

Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS, Normansyah Hidayat, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar dan meminimalisir dampak negatif bagi pelaku usaha. Penyesuaian tarif ini diharapkan dapat mendorong daya saing industri kelapa sawit Indonesia di pasar global, sekaligus memastikan keberlanjutan program-program yang dibiayai oleh dana pungutan tersebut.

Di sisi lain, Kalimantan Barat juga menunjukkan langkah progresif dalam pelaksanaan kebijakan kelapa sawit berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar sosialisasi Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB) dengan fokus pada penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB). Kabupaten Sanggau dijadikan model dalam penyusunan RAD-KSB, di mana keberhasilannya dalam implementasi kebijakan tersebut menjadi contoh yang patut ditiru oleh kabupaten lain di provinsi tersebut.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada 18-20 November 2024 ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkebunan dan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan implementasi RAD-KSB dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif bagi keberlanjutan industri kelapa sawit di wilayah tersebut.

Namun, tantangan lain yang dihadapi industri kelapa sawit adalah masalah tumpang tindih lahan antara perkebunan kelapa sawit dan kawasan hutan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Ombudsman Republik Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan ini. Wakil Menteri ATR, Ossy Dermawan, menekankan pentingnya memberikan kejelasan status Hak Atas Tanah (HAT) bagi lahan perkebunan sawit rakyat yang berada dalam kawasan hutan.

Langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian ATR/BPN diharapkan dapat mengurangi konflik agraria yang sering terjadi, serta menciptakan kepastian hukum bagi para petani dan pelaku usaha di sektor kelapa sawit. Dengan adanya koordinasi antara berbagai instansi, diharapkan penyelesaian masalah lahan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, perkembangan terkini dalam kebijakan kelapa sawit di Indonesia menunjukkan upaya pemerintah untuk meningkatkan keberlanjutan industri melalui penyesuaian target pungutan ekspor, pengimplementasian kebijakan berkelanjutan di daerah, serta penyelesaian masalah tumpang tindih lahan. Keberhasilan dari berbagai inisiatif ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, serta komitmen untuk menjadikan industri kelapa sawit sebagai sektor yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Sumber:

  • Pungutan Ekspor Sawit Turun dari Target Awal โ€” Kontan (2024-11-22)
  • BPDPKS Turunkan Target Pungutan Ekspor Sawit Jadi Rp 24 Triliun di 2024 โ€” Info Sawit (2024-11-22)
  • Kalimantan Barat Dorong Penyusunan RAD-KSB dengan Belajar dari Sanggau โ€” Hai Sawit (2024-11-22)
  • Kementerian ATR/BPN Komitmen Selesaikan Tumpang Tindih Lahan Sawit dan Kawasan Hutan โ€” Info Sawit (2024-11-22)