BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Pergerakan Harga TBS dan CPO: Tantangan bagi Petani Sawit dan Harapan bagi Petani Kelapa

23 Februari 2026|Pergerakan Harga TBS dan CPO
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Pergerakan Harga TBS dan CPO: Tantangan bagi Petani Sawit dan Harapan bagi Petani Kelapa

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.

Harga TBS sawit mengalami penurunan di beberapa daerah, sementara harga kelapa melambung tinggi membawa kebahagiaan bagi petani. Apa yang terjadi di pasar sawit dan kelapa Indonesia?

Indonesia menyaksikan dinamika yang signifikan dalam pasar komoditas pertanian, khususnya kelapa sawit dan kelapa. Dalam beberapa minggu terakhir, petani sawit di Sumatera Barat dan Jambi menghadapi kenyataan pahit dengan penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS), sementara petani kelapa merayakan kenaikan harga yang mencapai Rp25.000 per butir.

Di Sumatera Barat, harga TBS untuk tanaman umur 10-20 tahun turun sebesar Rp159,53/kg menjadi Rp3.668,56/kg untuk periode 15-21 April 2025. Penurunan ini diakibatkan oleh merosotnya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang jatuh dari Rp15.108/kg menjadi Rp14.130,61/kg. Di Jambi, nasib serupa menimpa petani sawit, di mana harga TBS turun Rp68,26/kg menjadi Rp3.541,88/kg, sejalan dengan penurunan harga CPO dari Rp14.522/kg menjadi Rp13.951,16/kg. Penurunan harga CPO menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga TBS, yang merupakan indikator penting bagi pendapatan petani.

Sementara itu, di tengah tantangan yang dihadapi petani sawit, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan kebahagiaan petani kelapa yang menikmati lonjakan harga. Kenaikan harga kelapa bulat di tingkat konsumen menjadi perhatian, di mana harga mencapai Rp25.000 per butir di Jakarta. Amran menilai kenaikan ini sebagai berkah bagi petani, dengan mengindikasikan tingginya permintaan ekspor yang turut berkontribusi pada peningkatan harga. Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat produksi kelapa dalam negeri agar bisa memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Di sisi lain, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) juga tengah merancang strategi untuk menjaga daya saing ekspor sawit Indonesia. Pemberlakuan tarif impor 32% oleh Amerika Serikat sejak April 2025 menjadi tantangan tersendiri bagi industri sawit nasional. Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, mengakui bahwa tarif tinggi ini dapat mengancam posisi sawit Indonesia di pasar internasional, mengingat minyak sawit merupakan bahan utama dalam industri pangan di Amerika. GAPKI berupaya untuk mengurangi beban ekspor dan melakukan diversifikasi pasar, khususnya ke Afrika dan Amerika Latin.

Harga CPO juga menunjukkan variasi di berbagai daerah. Pada 17 April 2025, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) menetapkan harga CPO di Franco Belawan dan Dumai sebesar Rp14.225/kg, naik sekitar Rp125/kg dibandingkan hari sebelumnya. Penetapan harga ini menjadi harapan bagi petani sawit meskipun secara keseluruhan harga TBS masih mengalami tekanan.

Dalam konteks ini, petani kelapa merasakan angin segar dengan kenaikan harga yang signifikan, sementara petani sawit harus berjuang dengan fluktuasi harga yang merugikan. Kebijakan pemerintah dan strategi industri akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan kedua komoditas ini di pasar nasional dan internasional. Kesejahteraan petani dan keberlanjutan industri kelapa sawit menjadi tanggung jawab bersama yang harus dihadapi dengan bijak.

Sumber:

  • Baru Naik Minggu Lalu, Harga TBS Sumbar Amblas Jadi Rp3.668,56 per Kg Periode 15 โ€“ 21 April 2025 โ€” Sawit Indonesia (2025-04-17)
  • Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Kamis (17 per 4) โ€” Info Sawit (2025-04-17)
  • GAPKI Siapkan Strategi untuk Menjaga Daya Saing Ekspor Sawit Indonesia di Tengah Tarik-Tarikan Tarif AS โ€” Hai Sawit (2025-04-17)
  • Respons Mentan soal Harga Kelapa Melambung Tinggi: Petani Bahagia โ€” Detik (2025-04-17)
  • Harga TBS Jambi Periode 18-24 April 2025 Turun Rp68,26 per kg, Apa Sebabnya โ€” Sawit Indonesia (2025-04-17)
  • Amran soal Harga Kelapa Melejit: Alhamdulillah Petani Bahagia โ€” CNN (2025-04-17)