Pergerakan Harga CPO: Kenaikan Tipis di Tengah Ketidakpastian Pasar

Gambar menunjukkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari buah kelapa sawit segar di Indonesia.
Harga crude palm oil (CPO) mengalami kenaikan tipis meski situasi pasar global menunjukkan fluktuasi, dengan proyeksi pertumbuhan bagi emiten sawit.
Harga crude palm oil (CPO) mengalami kenaikan yang tipis setelah mengalami penurunan tajam beberapa waktu lalu. Pada tanggal 16 Desember 2024, hasil tender dari PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) menunjukkan peningkatan harga CPO sebesar Rp 36 per kilogram, menjadi Rp 15.589/kg. Kenaikan ini memberi harapan baru di tengah penurunan yang tajam sebelumnya, di mana harga CPO sempat menyentuh Rp 15.500/kg.
Direktur PT Nusantara Sawit Tbk (NSSS), Kurniadi Patriawan, menilai tren kenaikan harga CPO akan berlanjut ke tahun 2025. Menurutnya, harga CPO saat ini berada di level MYR 5.118 per ton, meningkat 4,07% dalam sebulan terakhir dan 37,54% year to date. Meskipun proyeksi menunjukkan bahwa harga global CPO tidak akan jauh di atas MYR 5.000 per ton di tahun depan, NSSS optimis akan pertumbuhan kinerja mereka.
Namun, meskipun ada harapan dari kenaikan harga, fluktuasi harga masih menjadi tantangan bagi para pelaku industri. Data dari Bursa Malaysia mencatat harga CPO untuk pengiriman bulan Februari 2025 berada di level MYR 4.862 per ton, mengalami penurunan 0,89% dari akhir pekan sebelumnya. Dalam satu bulan terakhir, harga CPO bahkan turun 3,77% dari MYR 5.053 per ton.
- Harga CPO Malaysia Capai Puncak Tertinggi dalam 15 Bulan (5 April 2026)
- Harga CPO Diprediksi Stabil Tinggi, Ekspor Sawit Terus Tumbuh di 2026 (5 April 2026)
- Harga CPO Diprediksi Naik hingga RM4.600 per Ton di 2026 (5 April 2026)
- Harga TBS dan CPO di Sumut Alami Kenaikan Signifikan Pekan Ini (1 April 2026)
Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang membayangi kinerja emiten CPO. Beberapa faktor eksternal, termasuk sentimen pasar global dan fluktuasi harga minyak nabati lainnya, berpotensi mempengaruhi prospek harga CPO di masa mendatang. Meskipun demikian, optimisme tetap ada, terutama di kalangan perusahaan seperti NSSS yang berupaya memanfaatkan momentum kenaikan harga ini untuk meningkatkan kinerja mereka.
Dengan harga CPO yang diprediksi fluktuatif, investor dan pelaku industri diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi ketidakpastian pasar yang ada. Pertumbuhan harga yang tidak konsisten ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya diversifikasi dan inovasi dalam industri kelapa sawit.
Sumber:
- Bangkit Perlahan dan Naik Rp 36 Harga CPO Hasil Tender PT KPBN Periode 16 Desember 2024 โ Media Perkebunan (2024-12-16)
- Harga CPO Naik, Nusantara Sawit (NSSS) Proyeksikan Pertumbuhan Kinerja โ Kontan (2024-12-16)
- Harga CPO Berfluktuasi, Simak Rekomendasi Saham Emiten Sawit Berikut โ Kontan (2024-12-16)
- Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis Pada Senin (16 per 12), Harga CPO di Bursa Malaysia Terkoreksi โ Info Sawit (2024-12-16)