Penurunan Harga TBS Sawit di Sumut: Dampak dari Turunnya Harga CPO

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Harga tandan buah segar sawit di Sumatra Utara mengalami penurunan signifikan, mempengaruhi pendapatan petani dan industri terkait.
Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Provinsi Sumatra Utara kembali mengalami penurunan, mencerminkan tren penurunan harga minyak sawit mentah (CPO) yang telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Pada Rabu, 16 April, harga TBS sawit ditetapkan sebesar Rp3.657,68 per kilogram, turun Rp28,97 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat Rp3.686,65 per kilogram untuk tanaman berusia 10 hingga 20 tahun.
Penurunan harga ini menjadi perhatian serius bagi para petani mitra di Sumatra Utara, terutama setelah tiga minggu berturut-turut harga TBS mengalami koreksi. Dewiana, analis pasar dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumatra Utara (Disbunak Sumut), menjelaskan bahwa penurunan harga TBS ini sejalan dengan tren harga CPO yang terus melemah. "Harga acuan CPO kita terus turun, imbasnya ke penetapan harga petani yang lebih rendah dari minggu sebelumnya," ungkap Dewiana.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani sawit, yang bergantung pada harga TBS untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka. Penurunan harga ini juga berpotensi mempengaruhi investasi dan pengembangan industri kelapa sawit di wilayah tersebut. Dalam jangka panjang, jika harga TBS tidak kembali stabil, akan ada dampak yang lebih luas bagi ekonomi lokal dan sektor perkebunan.
- Harga CPO dan Biodiesel Naik, Petani Perlu Waspada (2 April 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 0,62% Menjadi Rp 15.712/Kg pada 27 Maret 2026 (27 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 1,09% pada 1 April 2026, B50 Jadi Penyebab Utama (1 April 2026)
- Harga CPO Diprediksi Stabil Tinggi, Ekspor Sawit Terus Tumbuh di 2026 (5 April 2026)
Para petani berharap ada langkah-langkah dari pemerintah untuk mengatasi fluktuasi harga ini, termasuk dukungan dalam bentuk kebijakan yang dapat membantu meningkatkan daya saing produk sawit Indonesia di pasar global. Sementara itu, penting bagi para pelaku industri untuk terus memantau perkembangan harga CPO dan TBS agar dapat mengambil langkah strategis dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak menentu.
Sumber:
- Harga TBS Sawit Sumut Kembali Turun, Selisih Tertinggi Rp28,97 per Kg — Bisnis Indonesia (2025-04-18)