BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Minyak Goreng

Penurunan Ekspor CPO dan Harga Minyak Goreng Menjelang Ramadan 2025

22 Februari 2026|Penurunan Ekspor CPO
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Penurunan Ekspor CPO dan Harga Minyak Goreng Menjelang Ramadan 2025

Gambar menunjukkan crude palm oil (CPO) dalam wadah, menggambarkan produksi minyak kelapa sawit di Indonesia.

Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia mengalami penurunan signifikan, sementara harga minyak goreng tetap tinggi menjelang Ramadan 2025, menciptakan tantangan bagi produsen dan konsumen.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekspor sejumlah komoditas unggulan, termasuk Crude Palm Oil (CPO), mengalami penurunan yang signifikan pada Januari 2025. Hal ini menciptakan kekhawatiran menjelang bulan suci Ramadan, di mana permintaan akan minyak goreng dan produk berbasis sawit diperkirakan akan meningkat.

Menurut laporan BPS, nilai ekspor CPO dan turunannya turun sebesar 24,1 persen secara bulanan, mencapai US$1,44 miliar. Secara tahunan, penurunan ini juga signifikan, yakni 16,68 persen dibandingkan dengan Januari 2024. Dalam hal volume, total ekspor CPO pada Januari 2025 tercatat hanya 1,27 juta ton, jauh lebih rendah dibandingkan 1,65 juta ton pada bulan sebelumnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, dengan total produksi mencapai 46 juta ton per tahun, seharusnya tidak mengalami masalah harga. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 juta ton diperuntukkan bagi kebutuhan domestik, sementara 26 juta ton diekspor. Namun, harga minyak goreng tetap melambung tinggi di pasaran, dengan harga rata-rata nasional untuk minyak goreng premium mencapai Rp21.545 per liter.

Harga minyak goreng yang terus meningkat menjadi perhatian serius menjelang Ramadan. Menurut data BPS, harga minyak goreng curah saat ini mencapai Rp17.620 per liter dan Minyakita Rp17.411 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Kenaikan harga ini terjadi di 46,11 persen wilayah Indonesia, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan bagi konsumen.

Kementerian Pertanian berjanji akan mengadakan operasi pasar untuk menstabilkan harga menjelang Ramadan. Amran menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pedagang untuk menjual minyak goreng di atas harga yang telah ditentukan, mengingat ketersediaan stok Minyakita dinyatakan aman hingga Lebaran.

Di sisi lain, kinerja ekspor non-migas Indonesia secara keseluruhan juga menunjukkan penurunan. Pada Januari 2025, total nilai ekspor mencapai US$21,45 miliar, turun 8,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh turunnya ekspor beberapa komoditas unggulan, termasuk batubara dan besi serta baja, yang berkontribusi sekitar 28,08 persen dari total ekspor non-migas.

Amalia Adininggar Widyasanti, Plt Kepala BPS, mengungkapkan bahwa ekspor batubara pada bulan Januari mencapai US$2,17 miliar, mengalami penurunan 19,33 persen secara bulanan dan 9,99 persen secara tahunan. Sementara itu, ekspor besi dan baja juga tercatat menurun, dengan nilai ekspor mencapai US$2,12 miliar.

Dengan kondisi ini, para pelaku industri minyak sawit dan pangan di Indonesia dihadapkan pada tantangan besar. Penurunan ekspor CPO dan harga minyak goreng yang tinggi dapat berdampak pada perekonomian domestik dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen minyak sawit terkemuka di dunia.

Sumber:

  • Ekspor Batubara, Besi dan Baja, Serta CPO Turun pada Januari 2025 โ€” Kontan (2025-02-17)
  • Januari 2025, Ekspor CPO dan Turunannya Anjlok Baik secara Nilai dan Volume โ€” Sawit Indonesia (2025-02-17)
  • Mentan Indonesia Produsen Sawit Terbesar Harga Minyak Goreng Tak Seharusnya โ€” Kompas (2025-02-17)
  • Harga Minyak Goreng Masih Tinggi Jelang Puasa, Ada yang Rp60 Ribu โ€” CNN (2025-02-17)
  • Ekspor Januari 2025 Turun 856 Persen Tumbuh 468 Persen Secara Tahunan โ€” Kompas (2025-02-17)
  • Mulai Gelap! Ekspor Komoditas Unggulan RI Anjlok โ€” CNBC (2025-02-17)
  • Stok Minyakita Aman Sampai Lebaran tapi Harganya Masih Mahal โ€” Detik (2025-02-17)