BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Budidaya & Agronomi

Pemberdayaan Ekonomi Santri Melalui Program Sawit Goes to Pesantren

22 Februari 2026|Pemberdayaan Ekonomi Santri
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Pemberdayaan Ekonomi Santri Melalui Program Sawit Goes to Pesantren

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Program 'Sawit Goes to Pesantren' diluncurkan untuk memberdayakan santri dalam pengelolaan ekonomi berbasis kelapa sawit.

Indonesia menyaksikan langkah inovatif dalam pemberdayaan ekonomi santri melalui peluncuran program "Sawit Goes to Pesantren" yang diinisiasi oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Acara peluncuran yang berlangsung pada 25 Oktober 2024 di Hotel Acacia, Jakarta, dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto.

Program ini bertujuan untuk mempromosikan kelapa sawit sebagai sektor ekonomi strategis di lingkungan pesantren. Dengan mengedukasi para santri dan masyarakat Nahdliyin mengenai potensi ekonomi kelapa sawit, diharapkan mereka dapat mengembangkan usaha mandiri yang berkelanjutan. BPDPKS menerima penghargaan dari PBNU sebagai "Lembaga Pendukung Sawit NU" atas kontribusi mereka dalam mendukung ekonomi berbasis sawit di kalangan pesantren.

Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi oleh banyak pesantren dalam mengembangkan sumber pendapatan yang mandiri. Dengan memanfaatkan potensi kelapa sawit, yang merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia, santri diharapkan dapat lebih mandiri secara ekonomi. Selain itu, program ini juga menciptakan peluang kerja dan meningkatkan keterampilan wirausaha di kalangan generasi muda di pesantren.

BPDPKS dan PBNU berkomitmen untuk melakukan pendampingan dalam pelaksanaan program ini, termasuk pelatihan dan penyuluhan bagi para santri tentang cara-cara pengelolaan usaha berbasis kelapa sawit. Dengan dukungan yang memadai, diharapkan santri dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Program "Sawit Goes to Pesantren" tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kelapa sawit sebagai produk pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dalam konteks ini, BPDPKS dan PBNU juga akan menyosialisasikan praktik pertanian yang baik dalam budidaya kelapa sawit untuk memastikan bahwa pengembangan ekonomi tidak merugikan lingkungan.

Dengan adanya program ini, diharapkan hubungan antara industri kelapa sawit dan komunitas pesantren akan semakin erat, dan kedua belah pihak dapat saling mendukung dalam mencapai tujuan ekonomi yang lebih baik. Inisiatif ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan, di mana santri tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku aktif dalam pengembangan ekonomi berbasis kelapa sawit.

Sumber:

  • Sawit Goes to Pesantren: Kolaborasi BPDPKS dan PBNU untuk Pemberdayaan... — Hai Sawit (2024-10-28)