PalmCo Siap Groundbreaking Fasilitas Hilirisasi di KEK Sei Mangkei

Pabrik hilirisasi sawit ini berfungsi untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit di Indonesia.
PTPN IV PalmCo akan memulai pembangunan fasilitas hilirisasi terpadu di KEK Sei Mangkei sebagai bagian dari strategi hilirisasi industri sawit nasional.
(2026/03/25) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mempercepat langkah hilirisasi industri kelapa sawit dengan mempersiapkan groundbreaking fasilitas pengolahan terpadu di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Rencana ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung kebijakan hilirisasi nasional, termasuk arahan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada sektor sawit, tetapi juga akan berkolaborasi dengan sektor lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem hilirisasi yang lebih luas, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi produk kelapa sawit Indonesia.
Pembangunan fasilitas ini menjadi langkah penting bagi PalmCo untuk menggeser fokus dari minyak sawit mentah (CPO) ke produk turunan yang lebih bernilai tinggi. Dengan fasilitas pengolahan yang terpadu, PalmCo berharap dapat meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi, serta memenuhi permintaan pasar yang semakin beragam untuk produk olahan kelapa sawit.
- Inovasi dan Hilirisasi: Langkah Strategis untuk Meningkatkan Nilai Tambah Kelapa Sawit di Indonesia (23 Februari 2026)
- Inovasi Produk Sawit di Jepara: Pelatihan untuk Generasi Z dan UMKM (23 Februari 2026)
- PT Citra Borneo Utama Optimis Raih Kenaikan Penjualan Melalui Hilirisasi (23 Februari 2026)
- Forwatan dan Asosiasi Hilirisasi Sawit Berikan Bantuan Sosial kepada Yatim Piatu (22 Februari 2026)
Data menunjukkan bahwa hilirisasi menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya saing produk kelapa sawit Indonesia di pasar global. Dengan adanya peningkatan fasilitas pengolahan, diharapkan dapat tercipta lebih banyak produk turunan yang siap bersaing di pasar internasional, seperti biodiesel, oleokimia, dan lainnya.
Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas ini akan memberikan dampak positif bagi industri sawit dan perekonomian lokal. Selain menciptakan lapangan kerja, fasilitas hilirisasi ini juga diharapkan dapat menarik investasi lebih lanjut ke sektor kelapa sawit di Indonesia.
Dengan langkah strategis ini, PalmCo berupaya menjadikan kelapa sawit sebagai komoditas yang tidak hanya unggul dalam produksi, tetapi juga dalam inovasi produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Jatmiko menambahkan, โKami optimis bahwa dengan dukungan berbagai pihak, hilirisasi bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,โ ujarnya.
Sumber: