Kenaikan Harga CPO Memperlihatkan Tren Positif di Pasar Minyak Sawit

Gambar menunjukkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari buah kelapa sawit segar di Indonesia.
Harga minyak sawit mentah (CPO) mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir, mencerminkan pergerakan positif di pasar global.
Harga minyak sawit mentah (CPO) terus menunjukkan tren positif dengan kenaikan signifikan yang tercatat pada bulan Februari 2025. Data dari PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom menunjukkan bahwa pada tanggal 7 Februari 2025, harga CPO ditetapkan sebesar Rp 14.500/kg, mengalami lonjakan sebesar 1,65% atau sekitar Rp 235/kg dibandingkan dengan harga sebelumnya yang berada di angka Rp 14.265/kg pada tanggal 6 Februari 2025.
Melihat ke belakang, kenaikan harga CPO pada hari Kamis (6/2) juga tercatat dengan peningkatan 0,81% atau Rp 115/kg dari hari sebelumnya. Harga CPO rata-rata dari periode 3 hingga 7 Februari 2025 menunjukkan kenaikan mingguan sebesar 2,79%, dengan harga rata-rata mencapai Rp 14.204,60/kg, yang mencerminkan kenaikan sebesar Rp 385,10/kg dibandingkan minggu sebelumnya.
Proses tender yang dilakukan oleh KPBN pada periode tersebut ternyata mirip dengan balapan Formula 1, di mana harga CPO mengalami kenaikan yang sangat cepat dan signifikan. Rata-rata kenaikan harga CPO dalam tiga hari tender mencapai lebih dari Rp 110/kg. Pada hari Rabu (5/2), harga mengalami kenaikan Rp 142/kg, kemudian di hari Kamis naik lagi Rp 115/kg dan pada hari Jumat, harga melonjak Rp 235/kg.
- Harga CPO April 2026 Naik 5,41% Jadi USD 989,63 per MT di Tengah Ketegangan Geopolitik (1 April 2026)
- Harga TBS dan CPO di Sumut Alami Kenaikan Signifikan Pekan Ini (1 April 2026)
- Harga CPO dan TBS Sawit di Sumut Turun, Proyeksi Masa Depan Menarik (25 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 1,09% pada 1 April 2026, B50 Jadi Penyebab Utama (1 April 2026)
Kenaikan harga ini juga didorong oleh faktor eksternal, termasuk peningkatan harga kontrak minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia. Menurut laporan, kenaikan harga di Bursa Malaysia didorong oleh proyeksi penurunan produksi minyak sawit, meskipun hal ini dibatasi oleh permintaan yang masih lemah dari beberapa negara importir.
Sementara itu, harga CPO di beberapa lokasi juga bervariasi, seperti harga CPO Franco di Belawan dan Dumai yang ditetapkan pada Rp 14.500/kg, serta harga CPO di Talang Duku yang berada pada Rp 14.300/kg. Hal ini menunjukkan disparitas harga yang mungkin dipengaruhi oleh faktor logistics dan supply chain di masing-masing daerah.
Secara keseluruhan, meskipun pasar global menunjukkan tantangan, dinamika harga yang positif di dalam negeri memberikan harapan bagi para petani dan pelaku industri kelapa sawit di Indonesia. Kenaikan harga ini bukan hanya memberikan dampak positif bagi pendapatan petani, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional yang lebih luas.
Sumber:
- Harga CPO KPBN Inacom Naik 1,65 Persen Pada Jumat (7 per 2), Harga CPO Mingguan Melonjak โ Info Sawit (2025-02-07)
- Seperti Balap F1, Harga CPO Mengebut pada Tender PT KPBN Periode 7 Februari 2025 โ Media Perkebunan (2025-02-07)
- Harga CPO KPBN Inacom Naik 0,81 Persen Pada Kamis (6 per 2), Harga CPO di Bursa Malaysia Meningkat โ Info Sawit (2025-02-07)