Kalimantan Timur Tegaskan Komitmen untuk Ekonomi Hijau Melalui Kelapa Sawit Berkelanjutan

Prabowo memberikan pidato terkait industri kelapa sawit Indonesia menjelang pemilu 2026, menekankan pentingnya keberlanjutan sawit.
Kalimantan Timur menegaskan komitmen untuk transformasi ekonomi hijau dengan fokus pada kelapa sawit sebagai sektor strategis dalam Forum Konsultasi Daerah.
(2025/07/28) Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi menuju ekonomi hijau melalui sektor kelapa sawit. Hal ini ditegaskan dalam Putaran Pertama Forum Konsultasi Daerah (FKD) yang diadakan di Samarinda, yang melibatkan lebih dari 50 pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah daerah, industri, akademisi, dan organisasi non-pemerintah.
Forum yang diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kaltim, bekerjasama dengan GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) dan Bappeda Kaltim, bertujuan untuk membahas langkah-langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan kegiatan ekonomi kelapa sawit. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya sektor kelapa sawit sebagai salah satu dari 15 kegiatan ekonomi prioritas yang dapat membantu transisi dari ekonomi ekstraktif menuju sistem ekonomi berkelanjutan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kaltim yang diwakili oleh Kepala Bidang Perkebunan Berkelanjutan, Asmirilda, membuka diskusi dengan menyatakan bahwa kelapa sawit merupakan kegiatan ekonomi strategis yang menempati urutan ketiga sebagai penyumbang terbesar terhadap PDRB daerah. Ini menunjukkan bahwa keberlanjutan dalam sektor ini tidak hanya penting untuk lingkungan, tetapi juga untuk pertumbuhan ekonomi daerah.
- Skandal Suap Terkait Ekspor CPO: Vonis Ringan dan Panggilan untuk Penuntasan Kasus Korporasi (4 Maret 2026)
- Pemerintah Perkuat Regulasi ISPO untuk Tata Kelola Sawit Berkelanjutan (22 Maret 2026)
- Kejagung Sita Rp 11,8 Triliun dalam Kasus Korupsi Ekspor CPO, Wilmar Group Terlibat (23 Februari 2026)
- Pemprov Kalsel dan BPDPKS Optimalkan Penyaluran Dana Peremajaan Sawit 2026 (3 April 2026)
Dalam konteks ini, FKD berfungsi sebagai wadah untuk mengumpulkan ide-ide dan strategi dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa praktik kelapa sawit yang diterapkan memenuhi standar keberlanjutan. Kesepakatan untuk bersama-sama mendukung inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kaltim sebagai pelopor dalam praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Transformasi ini juga diharapkan dapat menarik investasi yang lebih besar dan menciptakan lapangan kerja baru, mendukung kesejahteraan masyarakat lokal. Dengan demikian, sektor kelapa sawit tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi yang lebih luas di Kalimantan Timur.
Dengan langkah-langkah yang diambil dalam forum ini, Kaltim berharap dapat menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia dalam upaya mencapai ekonomi hijau yang berkelanjutan, di mana kelapa sawit berperan sebagai kunci dalam mencapai tujuan tersebut.
Sumber:
- Forum Konsultasi Daerah Tegaskan Komitmen Sawit Berkelanjutan di Kaltim — Info Sawit (2025-07-28)
- Sawit Berkelanjutan Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Hijau di Kaltim — Elaeis (2025-07-28)