Harga TBS Sawit Meningkat di Sumsel dan Jambi, Mencapai Rp3.669 per Kg

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Sumsel dan Jambi meningkat signifikan, mencapai Rp3.669 per kg, memberikan angin segar bagi petani kelapa sawit.
(2026/03/13) Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi mengalami kenaikan signifikan pada periode awal Maret 2026. Di Sumsel, harga TBS ditetapkan sebesar Rp3.534,67 per kilogram, sedangkan di Jambi mencapai Rp3.669,78 per kilogram untuk kelompok usia tanam 10-20 tahun. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak sawit mentah (CPO) yang tercatat rata-rata Rp13.934,70 per kilogram.
Kenaikan harga TBS ini sangat penting bagi industri sawit Indonesia, yang merupakan salah satu sektor unggulan ekonomi nasional. Dengan harga yang lebih baik, para petani kelapa sawit, baik swadaya maupun plasma, dapat memperoleh pendapatan yang lebih stabil dan meningkatkan produktivitas. Penetapan harga ini dilakukan dalam rapat koordinasi yang diadakan Dinas Perkebunan setempat, memberikan kepastian nilai jual bagi petani.
Di Sumatera Selatan, Dinas Perkebunan menetapkan harga TBS melalui diskusi dengan tim penetapan harga pada 10 Maret 2026. Keputusan ini diharapkan dapat mendorong para petani untuk lebih giat dalam mengelola kebun mereka. Sementara itu, di Jambi, harga TBS juga mengalami kenaikan yang signifikan sebesar Rp114,43 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan tren positif untuk sektor ini.
- Produktivitas dan Kebijakan Terbaru di Sektor Perkebunan Sawit Indonesia (26 Maret 2026)
- Lampung Siap Eksekusi Replanting Sawit Seluas 800 Hektare di 2026 (4 April 2026)
- Pelepasan Kumbang Penyerbuk Diprediksi Tingkatkan Produktivitas Sawit 15% (23 Maret 2026)
- Harga TBS Sawit Riau Naik, Tarif Bea Keluar CPO Capai US$148/MT (1 April 2026)
Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Jambi, harga TBS untuk umur tanam 3 tahun ditetapkan sebesar Rp2.850,26 per kilogram, dan meningkat seiring dengan usia tanaman, mencapai Rp3.669,78 per kilogram untuk umur 10-20 tahun. Kenaikan harga ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global komoditas kelapa sawit.
Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa jika tren kenaikan harga CPO berlanjut, harga TBS di seluruh Indonesia juga kemungkinan akan meningkat. Hal ini dapat menjadi sinyal positif bagi investasi di sektor perkebunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah khususnya di wilayah penghasil sawit.
Namun, di balik kabar baik ini, industri sawit juga dihadapkan pada tantangan lain, termasuk isu-isu sosial dan lingkungan yang sering mengemuka. Kejadian tragis seperti penemuan jasad seorang pria di area perkebunan kelapa sawit di Tulang Bawang, Lampung, yang terjadi baru-baru ini, menunjukkan pentingnya menjaga keamanan dan kesejahteraan di komunitas perkebunan.
Kenaikan harga TBS dan CPO memberikan harapan bagi petani kelapa sawit, tetapi industri ini harus tetap waspada terhadap berbagai tantangan yang mengintai, agar dapat terus berkontribusi pada perekonomian nasional secara berkelanjutan.
Sumber:
- Harga TBS Sawit Sumsel Periode I Maret 2026 Melejit ke Level Rp3.534 per Kg โ HAISAWIT (2026-03-13)
- Harga TBS Sawit Jambi Periode 13 Maret โ 2 April 2026 Naik Rp114,43 per Kg โ Info Sawit (2026-03-13)
- Seorang Pria Dibunuh Tetangganya di Kebun Sawit Tulang Bawang, Tubuh Penuh Luka Tusuk โ Liputan6 (2026-03-13)