Harga TBS Sawit Kalimantan Selatan Ditetapkan Rp3.403,47 per Kg Jelang Lebaran

Seorang petani sawit memegang tandan buah segar, berlatar pabrik dalam industri kelapa sawit Indonesia yang terus berkembang.
Dinas Perkebunan Kalsel menetapkan harga TBS sawit Rp3.403,47 per kg untuk mendukung petani kelapa sawit menjelang Lebaran 2026.
(2026/03/19) Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) mengumumkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sebesar Rp3.403,47 per kilogram bagi pekebun mitra usia 10โ20 tahun. Penetapan harga ini berlangsung dalam rapat yang diadakan pada 13 Maret 2026 dan bertujuan untuk memberikan kepastian bagi petani menjelang Lebaran.
Rapat dipimpin oleh Kepala Disbunnak Kalsel, drh. Suparmi, MS, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari dinas teknis kabupaten, perusahaan perkebunan, serta petani plasma dan koperasi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kestabilan harga dapat terjaga, dan petani mendapatkan imbal hasil yang sesuai dengan usaha mereka dalam mengelola perkebunan kelapa sawit.
Pada pertemuan tersebut, harga TBS untuk tanaman berusia 3 tahun ditetapkan pada Rp2.743,39 per kilogram. Penetapan harga ini penting untuk mendukung industri sawit di Kalimantan Selatan, yang merupakan salah satu sentra produksi kelapa sawit terbesar di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
- Lampung Siap Eksekusi Replanting Sawit Seluas 800 Hektare di 2026 (4 April 2026)
- Peremajaan Sawit Rakyat dan Pengamanan Aset PTPN di Kalimantan Selatan (29 Maret 2026)
- Kebun Sawit Kotim Hadapi Risiko Kekeringan dan Tantangan Pupuk 2026 (27 Maret 2026)
- Kekurangan Boron pada Kelapa Sawit dan Dosis Ideal untuk Meningkatkan Produktivitas (3 April 2026)
Dengan harga yang telah ditetapkan, petani diharapkan dapat merencanakan strategi pemasaran dan pengelolaan kebun mereka lebih efektif. Dalam konteks nasional, stabilitas harga TBS juga berkontribusi terhadap ketersediaan pasokan minyak sawit mentah yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor. Hal ini sangat relevan menjelang momentum Lebaran, di mana permintaan untuk produk olahan kelapa sawit biasanya meningkat.
Melihat tren harga di pasar global dan domestik, proyeksi harga TBS mungkin akan tetap stabil atau bahkan mengalami fluktuasi tergantung pada permintaan dari negara tujuan ekspor dan kondisi cuaca yang mempengaruhi hasil panen. Oleh karena itu, penting bagi para petani dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus memantau perkembangan pasar secara cermat.
Secara keseluruhan, penetapan harga TBS sawit di Kalimantan Selatan ini tidak hanya memberikan dampak langsung bagi petani, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian daerah dan nasional. Dengan adanya kepastian harga, diharapkan industri sawit Indonesia tetap tumbuh dan mampu bersaing di pasar internasional.
Sumber:
- Jelang Lebaran, Disbun Kalsel Tetapkan Harga TBS Sawit Rp3.403,47 per Kg โ Sawit Indonesia (2026-03-18)