Harga CPO Malaysia Menguat Didukung Kenaikan Minyak Mentah dan Optimisme Stok

Gambaran minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya menunjukkan tren harga yang berfluktuasi di pasar global.
Harga CPO Malaysia naik didorong oleh kenaikan harga minyak mentah dan optimisme terhadap penurunan stok sawit di Malaysia.
(2026/03/05) Harga minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives mengalami penguatan pada hari ini, didorong oleh kenaikan harga minyak mentah dan situasi geopolitik yang mempengaruhi pasar. CPO ditutup lebih tinggi dengan harga di atas RM4,150 per ton, dan diperkirakan akan menghadapi resistance di RM4,300 per ton.
Peningkatan harga CPO ini terjadi di tengah situasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang telah mendorong harga minyak mentah global. David Ng, seorang trader dari Iceberg X Sdn Bhd, menyatakan bahwa penguatan harga minyak mentah memberikan dukungan signifikan bagi harga CPO.
Analisis dari Fastmarkets Palm Oil Analytics menunjukkan bahwa selain harga minyak mentah, lonjakan harga minyak kedelai juga berkontribusi terhadap kenaikan harga CPO. Hal ini menciptakan optimisme di kalangan pelaku pasar mengenai pengurangan stok minyak sawit di Malaysia, yang dilaporkan mengalami penurunan pada akhir Februari.
- Impor Minyak Sawit India Turun 19% di Tengah Lonjakan Harga Global (2 April 2026)
- Harga CPO April 2026 Naik 5,41% Jadi USD 989,63 per MT di Tengah Ketegangan Geopolitik (1 April 2026)
- Ekspor CPO Meningkat 26,4% ke US$4,69 Miliar di Awal 2026 (2 April 2026)
- Harga Sawit di Sumbar dan PT Bensuli Salam Makmur Meningkat di Akhir Maret 2026 (30 Maret 2026)
Data terbaru menunjukkan bahwa stok minyak sawit mentah Malaysia menunjukkan tanda-tanda perbaikan, yang bisa mendukung harga di masa mendatang. Penurunan stok ini dianggap sebagai sinyal positif bagi industri sawit, memberikan harapan bagi para petani dan produsen sawit di Indonesia dan Malaysia.
Dari perspektif proyeksi ke depan, jika harga minyak mentah terus berada pada tren positif, hal ini dapat memberikan dorongan lebih lanjut bagi harga CPO. Para analis memperkirakan bahwa potensi kenaikan ini bisa berlanjut, mengingat permintaan global yang masih ada meskipun ada tantangan dari pasokan dan ketegangan geopolitik.
Secara keseluruhan, penguatan harga CPO saat ini tidak hanya mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh harga minyak mentah dan kedelai, tetapi juga menunjukkan pentingnya stabilitas stok minyak sawit bagi keberlanjutan industri. Hal ini menjadi perhatian utama bagi para pelaku industri sawit di Asia Tenggara.
Sumber:
- Dari berbagai sumber