Situs ini hasil automasi. Seluruh artikel disusun otomatis dan bisa memuat kekeliruan. Tetap rujuk sumber asli yang tercantum di setiap artikel.

BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Konsumsi

Gapki: Konsumsi Domestik dan Ekspor Minyak Sawit Naik pada Agustus 2026

10 Oktober 2026|Peningkatan konsumsi dan ekspor
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Gapki: Konsumsi Domestik dan Ekspor Minyak Sawit Naik pada Agustus 2026

Logo GAPKI, organisasi pengusaha kelapa sawit Indonesia, memperkuat komitmen industri dalam keberlanjutan dan pengelolaan sumber daya.

(2026/10/10) Gapki mencatat konsumsi domestik Agustus 2026 mencapai 2.304 ribu ton dan ekspor 3.588 ribu ton, keduanya meningkat dari Juli 2026.

(2026/10/10) Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melaporkan konsumsi dalam negeri minyak sawit pada Agustus 2026 sebesar 2.304 ribu ton, naik 1,28 persen dari 2.275 ribu ton pada Juli 2026, sementara total ekspor produk sawit bulan yang sama mencapai 3.588 ribu ton, meningkat 12,56 persen dari 3.188 ribu ton pada Juli.

Peningkatan konsumsi domestik didorong oleh sektor biodiesel yang pada Agustus mencapai 1.350 ribu ton, naik 5,03 persen dari 1.285 ribu ton pada Juli, menurut Ketua Umum Gapki Eddy Martono dalam jumpa pers di Jakarta pada Jumat.

Gapki mencatat akumulasi konsumsi domestik Januari-Agustus 2026 mencapai 17.523 ribu ton, lebih tinggi 6,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 16.406 ribu ton, data yang disampaikan Gapki menunjukkan adanya tren kenaikan penggunaan minyak sawit di dalam negeri sepanjang tahun ini.

Untuk ekspor, peningkatan terutama terjadi pada produk olahan minyak sawit yang mencapai 2.643 ribu ton pada Agustus dari 2.296 ribu ton pada Juli, naik 15,12 persen; ekspor CPO meningkat menjadi 329 ribu ton dari 249 ribu ton, naik 31,83 persen; sementara ekspor PKO naik menjadi 113 ribu ton dari 99 ribu ton, naik 14,58 persen, ungkap Eddy.

Nilai ekspor juga meningkat; Gapki melaporkan nilai ekspor produk sawit pada Agustus 2026 sebesar 4,29 miliar dolar AS, naik 12,62 persen dari 3,81 miliar dolar AS pada Juli. Secara kumulatif Januari-Agustus 2026, nilai ekspor tercatat 27,55 miliar dolar AS, atau lebih tinggi 11,14 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 senilai 24,78 miliar dolar AS.

Menurut perincian tujuan negara yang disampaikan Gapki, peningkatan ekspor Agustus versus Juli terjadi antara lain untuk Pakistan sebesar 265 ribu ton, India 89 ribu ton, Rusia 77 ribu ton, Bangladesh 66 ribu ton, dan Malaysia 38 ribu ton. Gapki juga menyampaikan stok dan produksi: dengan stok awal tahun 2.068 ribu ton, total produksi Januari-Agustus 2026 sebesar 40.997 ribu ton, impor 43 ribu ton, sehingga stok akhir Agustus tercatat 2.214 ribu ton, menurut Sekretaris Jenderal Gapki M. Hadi Sugeng Wahyudiono.

Angka-angka kumulatif menunjukkan ekspor Januari-Agustus 2026 mencapai 23.370 ribu ton, lebih tinggi 2,97 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 22.696 ribu ton. Gapki menilai kenaikan nilai ekspor dipengaruhi oleh harga ekspor yang relatif lebih baik pada periode tersebut, pernyataan yang disampaikan dalam keterangan pers yang sama.

Untuk proyeksi dan peristiwa mendatang, Gapki tidak mengeluarkan angka target eksplisit dalam rilis Agustus ini, namun data produksi, konsumsi, nilai ekspor, dan struktur tujuan ekspor yang dipaparkan memberikan basis data operasional hingga akhir Agustus 2026 dan menjadi acuan untuk penghitungan stok serta perencanaan pasokan menjelang kuartal IV.

Sumber:

Sumber asli

Artikel ini disusun otomatis. Periksa faktanya di berita asli berikut.

  1. Gapki catat peningkatan konsumsi dan ekspor minyak sawit pada Agustus · antaranews.com