BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Fluktuasi Harga CPO di Indonesia: Penurunan Mingguan dan Withdraw di Pasar

22 Februari 2026|Fluktuasi Harga CPO
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Fluktuasi Harga CPO di Indonesia: Penurunan Mingguan dan Withdraw di Pasar

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.

Harga minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam minggu ini, dengan beberapa penawaran withdraw yang mencolok.

Harga minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan selama minggu ini, mencatatkan penurunan sebesar 4,32 persen. Penurunan ini terjadi di tengah pasar yang dinamis, di mana PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom mencatatkan beberapa withdraw pada penawaran harga CPO.

Menurut informasi yang didapat dari KPBN, harga CPO pada Jumat (20/12/2024) tercatat dengan penawaran tertinggi sebesar Rp. 14.671/kg, yang mengalami peningkatan tipis sebesar 0,17 persen atau sekitar Rp. 25/kg dibandingkan hari sebelumnya. Meskipun terdapat kenaikan tersebut, trend jangka pendek menunjukkan adanya penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan minggu lalu.

Harga CPO Franco Belawan dibuka pada level Rp. 14.684/kg, namun mengalami withdraw dengan penawaran tertinggi di angka Rp. 14.671/kg. Sementara itu, harga CPO Franco Dumai dan CPO Teluk Bayur juga menunjukkan pola yang serupa, di mana harga dibuka pada Rp. 14.684/kg dan Rp. 14.554/kg, namun mengalami penawaran tertinggi masing-masing di Rp. 14.500/kg dan Rp. 14.370/kg. Withdraw yang terjadi pada beberapa lokasi ini menunjukkan adanya ketidakpastian yang melanda pasar CPO saat ini.

Dalam konteks yang lebih luas, fluktuasi harga CPO ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca, permintaan global, serta kebijakan pemerintah mengenai sektor kelapa sawit. Pada saat yang sama, para pelaku industri harus tetap waspada terhadap dinamika yang dapat mempengaruhi harga pasar, baik domestik maupun internasional.

Dengan penurunan harga CPO yang signifikan dan adanya withdraw di pasar, diharapkan para petani dan pelaku industri dapat mengantisipasi perubahan yang mungkin terjadi ke depannya. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan sektor kelapa sawit di Indonesia, yang merupakan salah satu komoditas unggulan di negara ini.

Sumber:

  • Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Jumat (20 per 12), Harga CPO Mingguan Melorot 4,32 Persen — Info Sawit (2024-12-20)