Dukungan Uni Eropa untuk Hilirisasi dan Perdagangan Indonesia Melalui IEU-CEPA

Prabowo memberikan pidato di Brussels untuk membahas industri kelapa sawit Indonesia dan isu-isu terkait.
Dewan Ekonomi Nasional dan Kementerian Koperasi Indonesia menjajaki kerjasama dengan Uni Eropa untuk memperkuat perdagangan dan pendanaan proyek hilirisasi.
Dalam upaya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi, Indonesia aktif menjajaki kerjasama dengan Uni Eropa melalui pertemuan antara Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan delegasi Parlemen Uni Eropa serta Kementerian Koperasi. Diskusi ini bertujuan untuk membahas penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan potensi pendanaan proyek hilirisasi.
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa IEU-CEPA merupakan perjanjian strategis untuk membuka akses pasar, memperkuat investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam konteks ketidakpastian perdagangan global akibat kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat, percepatan IEU-CEPA dianggap sebagai langkah penting untuk mendiversifikasi mitra dagang Indonesia dan mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu.
Sementara itu, Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa Uni Eropa menunjukkan minat untuk mendanai berbagai proyek, termasuk hilirisasi minyak sawit. Dalam pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, Budi menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat Uni Eropa terhadap komoditas minyak sawit cukup tinggi dan ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah. Selain minyak sawit, proyek lain yang berpotensi mendapatkan pendanaan mencakup kayu, karet, coklat, dan kopi, yang semuanya memiliki nilai jual yang tinggi di pasar internasional.
- Kemitraan Eropa dan Tantangan Pekerja Migran Indonesia di Sektor Sawit (23 Februari 2026)
- Indonesia Ajukan Penangguhan Konsesi WTO Terkait Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa (7 Maret 2026)
- Kerja Sama Pertanian Indonesia-Jepang: Peluang dan Tantangan di Era Perubahan Iklim (23 Februari 2026)
- Kolaborasi Indonesia-Yordania dalam Sektor Pertanian: Kesepakatan CPO dan Rempah (23 Februari 2026)
Budi Arie juga menekankan bahwa kerjasama ini tidak hanya akan meningkatkan ekonomi tetapi juga mendukung pengembangan koperasi di Indonesia melalui pembelajaran dan transfer pengetahuan. Dengan adanya dukungan Uni Eropa, diharapkan Indonesia dapat lebih berdaya saing di pasar global.
Secara keseluruhan, kerjasama antara Indonesia dan Uni Eropa melalui IEU-CEPA dan inisiatif pendanaan proyek hilirisasi mencerminkan langkah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber:
- DEN Menerima Delegasi Parlemen Uni Eropa Bahas IEU-CEPA โ Sawit Indonesia (2025-04-15)
- Menkop Budi: Uni Eropa Minat Danai Proyek Hilirasi Sawit-Kopi RI โ Bisnis Indonesia (2025-04-15)