Dinamika Harga Tandan Buah Segar Sawit di Indonesia: Antara Penurunan dan Ketidakadilan

Harga TBS kelapa sawit di Indonesia mengalami penurunan, terlihat dari buah sawit yang menumpuk rendah kualitas.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di berbagai daerah Indonesia menunjukkan tren penurunan yang signifikan, sementara ketidakadilan harga antara petani mandiri dan plasma juga menjadi sorotan.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Indonesia mengalami fluktuasi yang cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir, dengan penurunan harga yang signifikan di berbagai provinsi. Penetapan harga oleh Tim Penetapan Harga TBS di Kalimantan Barat (Kalbar) menunjukkan penurunan harga sebesar Rp56,23 per kilogram untuk periode III-April 2025, sehingga harga TBS sawit umur 10-20 tahun menjadi Rp3.371,07 per kilogram. Penurunan ini turut memengaruhi harga TBS untuk tanaman lainnya dengan usia berbeda, yang juga mengalami penyesuaian harga.
Di sisi lain, situasi di Kalimantan Timur menunjukkan adanya ketimpangan harga yang mencolok antara petani mandiri dan petani plasma di Kabupaten Berau. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengungkapkan bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh perusahaan sawit tidak adil, karena cenderung menguntungkan petani plasma dan mengabaikan kualitas produksi dari petani mandiri. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan petani mandiri yang selama ini mampu menghasilkan TBS berkualitas tinggi namun dihargai lebih rendah hanya karena status kemitraan yang tidak menguntungkan mereka.
Sementara itu, di Provinsi Riau, harga TBS sawit swadaya mengalami sedikit kenaikan menjadi Rp3.611,32 per kilogram untuk umur 9 tahun. Kenaikan ini mungkin menjadi angin segar bagi petani swadaya di tengah penurunan harga di daerah lain. Namun, perbandingan harga yang berbeda di setiap provinsi menunjukkan betapa beragamnya kondisi pasar sawit di Indonesia.
- Harga TBS Sawit Sumut Mencapai Rp4.059,20 per Kg pada Awal April 2026 (3 April 2026)
- Harga CPO Naik Menjadi Rp16.050 per Kg, Proyeksi Kenaikan Berlanjut (31 Maret 2026)
- Harga CPO Tembus Level Tertinggi 15 Bulan, TBS Riau Dekati Rp4.000 (31 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Menguat di Tengah Ketidakpastian Global pada April 2026 (2 April 2026)
Di Sumatera Utara, harga TBS sawit turun lagi menjadi Rp3.597 per kilogram, yang menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut. Penurunan ini juga terlihat pada harga Crude Palm Oil (CPO) yang kini berada di Rp14.107 per kilogram, meskipun harga kernel lokal mengalami kenaikan. Data dari Dinas Perkebunan Sumut menunjukkan bahwa harga TBS untuk tanaman berusia 3 tahun pun hanya mencapai Rp2.783 per kilogram, mencerminkan tantangan yang dihadapi para petani dalam menjual hasil panen mereka.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga TBS kelapa sawit di Indonesia mencerminkan kondisi pasar yang tidak stabil, di mana penetapan harga yang tidak adil dapat berpotensi merugikan petani dan mengurangi motivasi mereka untuk bertani. Ketidakadilan ini, ditambah dengan penurunan harga yang terus-menerus, menuntut perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan kesejahteraan petani sawit di seluruh Indonesia.
Sumber:
- Harga TBS Sawit Kalbar Periode III-April 2025 Turun Rp56,23 per Kg โ Info Sawit (2025-04-23)
- Harga TBS Sawit Tak Adil, DPRD Berau Desak Perusahaan Sawit Evaluasi Sistem Penetapan Harga โ Info Sawit (2025-04-23)
- Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 23-29 April 2025 Tertinggi Rp 3.611,32 per kg โ Info Sawit (2025-04-23)
- Harga TBS Sawit di Sumut Semakin Lesu, Kini di Bawah Rp 3.600 per Kg โ Detik (2025-04-23)