BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Biodiesel & BBN

Dampak Kenaikan Harga FAME dan Stabilitas Pasar Kendaraan Niaga di Indonesia

22 Februari 2026|Kenaikan Harga FAME
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Dampak Kenaikan Harga FAME dan Stabilitas Pasar Kendaraan Niaga di Indonesia

Gambar menunjukkan produk minyak goreng kemasan dari industri hilir kelapa sawit di Indonesia.

Kenaikan harga FAME yang melebihi harga solar berdampak pada konsumsi biodiesel, sementara Mitsubishi Fuso mempertahankan pangsa pasar kendaraan niaga di tengah tantangan ekonomi.

Indonesia menghadapi tantangan signifikan di sektor energi dan otomotif, di mana kenaikan harga FAME (Fatty Acid Methyl Ester) mempengaruhi industri biodiesel, sementara Mitsubishi Fuso berhasil mempertahankan pangsa pasar kendaraan niaga di tengah kondisi pasar yang sulit.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa harga FAME telah melampaui harga solar, menciptakan dampak yang cukup besar pada dinamika pasokan dan konsumsi biodiesel di sektor industri. Samuel Hamonangan Lubis, Manajer Industrialisasi Sales Pertamina Patra Niaga, mengungkapkan bahwa pada awal program mandatori biodiesel, harga FAME lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, yang memungkinkan penghematan biaya bagi industri. Namun, perubahan harga saat ini yang menunjukkan selisih lebih dari Rp5.000 per liter telah menyebabkan penurunan volume konsumsi biodiesel, terutama setelah peningkatan campuran dari B35 menjadi B40.

Di sisi lain, meskipun kondisi pasar otomotif Indonesia mengalami penurunan sepanjang tahun 2024, Mitsubishi Fuso berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih pangsa pasar kendaraan niaga sebesar 38,1%, yang setara dengan 27.683 unit. Penjualan ini didominasi oleh varian Canter di kelas Light Duty Truck (LDT), yang mencatatkan kontribusi sebesar 53,1% dari total penjualan, atau sekitar 25.219 unit. Sementara itu, kategori Medium Duty Truck (MDT) juga menunjukkan angka yang positif dengan Fighter X yang meraih pangsa pasar sebesar 13,3% atau sebanyak 2.436 unit.

Keberhasilan Mitsubishi Fuso dalam mempertahankan pangsa pasar ini tidak terlepas dari strategi yang baik dalam layanan purna jual dan pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Meskipun tantangan di sektor energi memengaruhi berbagai aspek industri, ketahanan dan inovasi perusahaan dalam menghadapi kondisi pasar yang sulit menunjukkan potensi positif bagi masa depan kendaraan niaga di Indonesia.

Dengan kondisi harga FAME yang terus berfluktuasi dan tantangan yang dihadapi oleh industri otomotif, penting bagi para pelaku industri untuk terus beradaptasi dan mencari solusi yang inovatif. Kenaikan harga FAME dapat menjadi ancaman bagi sektor biodiesel, namun di sisi lain, ketahanan Mitsubishi Fuso memberikan harapan bagi pertumbuhan sektor kendaraan niaga di tengah ketidakpastian ekonomi.

Sumber:

  • Harga FAME Lebih Tinggi dari Minyak Solar, Pertamina Patra Niaga Sebut Berdampak ke Industri โ€” Info Sawit (2025-03-22)
  • Kondisi Pasar 2024 Menantang, Mitsubishi Fuso Mampu Raih 38,1% Segmen Kendaraan Niaga โ€” Sawit Indonesia (2025-03-22)