Studi Banding Petani Sawit Tana Tidung: Meningkatkan Pemahaman Harga TBS

Petani sedang memanen tandan buah segar kelapa sawit di kebun, menunjukkan proses penting dalam industri kelapa sawit Indonesia.
Petani kelapa sawit dari Tana Tidung melakukan studi banding ke Riau untuk memahami penetapan harga tandan buah segar (TBS), sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.
Petani kelapa sawit dari Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, baru-baru ini melakukan studi banding ke Dinas Perkebunan Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit serta strategi mengatasi berbagai masalah dalam industri perkebunan kelapa sawit.
Delegasi yang terdiri dari anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Serapun Taka, Kelapa Desa Sesayap, dan perwakilan DPRD Kabupaten Tana Tidung disambut hangat oleh Kepala Dinas Perkebunan Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP, MSi, beserta jajarannya. Dalam sambutannya, Dr. Syahrial mengungkapkan dukungannya terhadap inisiatif Apkasindo Kalimantan Utara dan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam pengembangan sektor perkebunan.
Suhendrik, perwakilan dari Apkasindo Kalimantan Utara, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam mengenai mekanisme penetapan harga TBS, termasuk pengaturan dan peraturan yang berlaku. Selain itu, petani juga ingin mendalami isu-isu terkait masalah bulking (BOLT) yang sering dihadapi dalam penjualan TBS. Dengan pengetahuan ini, diharapkan petani dapat meningkatkan daya tawar dalam penjualan dan memahami perbedaan harga yang berlaku untuk mitra dan non-mitra.
- Peningkatan SDM Petani Sawit Melalui Pelatihan dan Tantangan di Lapangan (23 Februari 2026)
- Peran Strategis Petani Sawit dalam Perekonomian Kaltim dan IKN (23 Februari 2026)
- Penerapan Pajak Air Permukaan Ancam Kesejahteraan Petani Sawit di Riau (5 Maret 2026)
- Tantangan dan Peluang Petani Sawit di Indonesia: Dari Penurunan Harga hingga Sertifikasi Berkelanjutan (23 Februari 2026)
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Tana Tidung, yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengoptimalkan hasil pertanian mereka. Melalui studi banding ini, petani tidak hanya mendapatkan informasi yang berharga, tetapi juga dapat menjalin jaringan yang lebih luas dengan petani dari daerah lain.
Dengan demikian, upaya Apkasindo Kalimantan Utara dalam mengajak petani untuk belajar dari pengalaman daerah lain menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembangan sektor kelapa sawit yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan petani. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkala untuk terus meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha mereka.
Sumber:
- Apkasindo Kaltara Ajak Petani Sawit Tana Tidung Study Banding Penetapa... — Hai Sawit (2024-05-19)