BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Uni Eropa & EUDR

Strategi Ekspor Sawit Indonesia ke Tiongkok: Kolaborasi Kemendag dan GAPKI

22 Februari 2026|Ekspor sawit ke Tiongkok
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Strategi Ekspor Sawit Indonesia ke Tiongkok: Kolaborasi Kemendag dan GAPKI

Airlangga Hartarto memberikan pidato terkait perkembangan industri kelapa sawit di Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta.

Kemendag dan GAPKI bersinergi untuk memperkuat ekspor kelapa sawit ke pasar Tiongkok melalui strategi promosi dan kerja sama yang lebih intensif.

Upaya Indonesia untuk meningkatkan ekspor kelapa sawit ke pasar Tiongkok semakin menguat dengan adanya diskusi strategis antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Pertemuan yang berlangsung di Jakarta pada 13 November 2024 ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama kelapa sawit di dunia.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Mardyana Listyowati, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri untuk mendorong ekspor sawit yang berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa Kemendag akan mendukung inisiatif-inisiatif yang bertujuan meningkatkan daya saing produk sawit Indonesia di pasar internasional, termasuk pemasaran yang lebih agresif di Tiongkok.

Selain itu, pihaknya juga menggarisbawahi perlunya promosi yang intensif dan partisipasi aktif dalam pameran internasional untuk memperkenalkan kualitas dan keberlanjutan produk sawit Indonesia. Dengan permintaan yang terus meningkat dari Tiongkok, langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu memperluas akses pasar bagi produk sawit Indonesia.

Kerja sama ini juga melibatkan berbagai asosiasi industri kelapa sawit lainnya, yang mencerminkan komitmen kolektif untuk menghadapi tantangan global dalam industri kelapa sawit. Tiongkok, yang merupakan salah satu pasar terbesar untuk produk kelapa sawit, menawarkan peluang besar bagi peningkatan ekspor Indonesia. Namun, tantangan seperti isu keberlanjutan dan praktik perdagangan yang adil tetap menjadi perhatian utama yang harus ditangani oleh semua pihak.

Dengan adanya dukungan dari Kemendag dan organisasi industri seperti GAPKI, produk kelapa sawit Indonesia diharapkan mampu bersaing secara lebih efektif di pasar Tiongkok. Selain meningkatkan volume ekspor, strategi ini juga diharapkan dapat memperkuat citra kelapa sawit Indonesia sebagai produk yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi.

Kesinambungan dalam kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan ini, serta membantu menghadapi tantangan yang ada di pasar global. Melalui upaya bersama, diharapkan ekspor kelapa sawit Indonesia tidak hanya meningkat, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber:

  • Kemendag dan GAPKI Diskusikan Strategi Ekspor Sawit ke Pasar Tiongkok — Hai Sawit (2024-11-15)