Stabilitas Harga CPO dan Kenaikan Harga Sawit di Riau Menjadi Sorotan

Gambar menunjukkan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang dihasilkan dari buah kelapa sawit segar di Indonesia.
Harga CPO mengalami stagnasi sementara harga sawit di Riau menunjukkan kenaikan, memberikan gambaran yang beragam di pasar kelapa sawit Indonesia.
Harga minyak sawit mentah (CPO) di Indonesia mengalami stagnasi pada awal bulan ini, sementara harga sawit di Provinsi Riau menunjukkan tren kenaikan, menciptakan dinamika menarik dalam industri kelapa sawit nasional.
Pada tanggal 4 Juni 2025, PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom menetapkan harga CPO di Rp13.385/kg, yang mengalami penurunan tipis sebesar 0,01% atau sekitar Rp1/kg dibandingkan hari sebelumnya. Harga ini mencerminkan stabilitas di tengah kekhawatiran pasar mengenai peningkatan stok minyak sawit yang telah terjadi selama bulan Mei. Meskipun demikian, di Bursa Malaysia, harga CPO justru menunjukkan tren positif dengan penutupan lebih tinggi setelah sebelumnya tertekan.
Dalam konteks yang lebih spesifik, harga CPO di beberapa lokasi juga mengalami variasi. Misalnya, harga CPO Franco Belawan dan Dumai ditetapkan sama seperti KPBN, sementara harga di Teluk Bayur dan Talang Duku masing-masing berada di Rp13.255/kg dan Rp13.185/kg. Hal ini menunjukkan bahwa meski ada penurunan di KPBN, pasar global masih memberikan harapan dengan pergerakan harga yang lebih baik.
- Harga TBS dan CPO di Sumut Alami Kenaikan Signifikan Pekan Ini (1 April 2026)
- Harga Sawit di Sumbar dan PT Bensuli Salam Makmur Meningkat di Akhir Maret 2026 (30 Maret 2026)
- Harga CPO KPBN Naik 0,62% Menjadi Rp 15.712/Kg pada 27 Maret 2026 (27 Maret 2026)
- Harga CPO Tembus Level Tertinggi 15 Bulan, TBS Riau Dekati Rp4.000 (31 Maret 2026)
Di sisi lain, situasi di Provinsi Riau berbeda, di mana Dinas Perkebunan setempat melaporkan kenaikan harga kelapa sawit untuk periode 4 hingga 10 Juni 2025. Kepala Dinas Perkebunan Riau, Syahrial Abdi, mengungkapkan bahwa harga pembelian tandan buah segar (TBS) petani kini mencapai Rp3.427,27/kg, meningkat sekitar 1,89% dari periode sebelumnya. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh faktor usia tanaman, dengan kelompok umur 9 tahun mencatatkan kenaikan harga tertinggi sebesar Rp63,70/kg.
Kenaikan harga TBS di Riau memberikan angin segar bagi para petani, yang selama ini bergantung pada hasil komoditas ini. Selain itu, harga cangkang juga mengalami penyesuaian yang berlaku selama sebulan ke depan, yaitu sebesar Rp18,62/kg, menunjukkan adanya perhatian terhadap seluruh aspek dalam rantai produksi kelapa sawit.
Dengan demikian, meskipun harga CPO di tingkat nasional relatif stagnan, kenaikan harga di Riau menunjukkan bahwa kondisi pasar kelapa sawit di Indonesia masih dapat berfluktuasi sesuai dengan faktor-faktor lokal. Keduanya mencerminkan tantangan dan peluang bagi para pelaku industri, baik di tingkat petani maupun pengusaha besar.
Sumber:
- Harga CPO KPBN Inacom Stagnan pada Rabu (4 per 6), Harga CPO di Bursa Malaysia Masih Menguat โ Info Sawit (2025-06-04)
- Harga Sawit Riau Pekan Ini Sentuh Rp3.427,27 per Kg โ Bisnis Indonesia (2025-06-04)