Presiden Prabowo Akan Buka Pusat Pengolahan Sawit Jadi Avtur

Presiden Prabowo Berpidato
Presiden Prabowo Subianto akan membuka pusat pengolahan kelapa sawit dan jelantah menjadi avtur, sebagai langkah hilirisasi energi alternatif di Indonesia.
(2026/04/09) Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana untuk membuka pusat pengolahan kelapa sawit dan minyak jelantah menjadi avtur, bahan bakar pesawat terbang. Dalam peresmian pabrik bus dan truk listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada 9 April 2026, Prabowo menyatakan bahwa investasi besar-besaran akan dilakukan untuk mewujudkan proyek ini.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk beralih dari sumber energi fosil menuju energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Prabowo menjelaskan bahwa avtur, yang biasanya berasal dari bahan fosil, kini dapat diproduksi dari kelapa sawit yang melimpah di Indonesia, serta dari minyak jelantah yang diolah kembali. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memanfaatkan potensi sumber daya lokal.
Pengolahan kelapa sawit menjadi avtur juga akan memberikan nilai tambah bagi industri sawit Indonesia, yang selama ini lebih dikenal sebagai penyedia minyak mentah. Dengan mengembangkan hilirisasi produk kelapa sawit, diharapkan sektor ini dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian dan menciptakan lapangan kerja baru. Prabowo menekankan pentingnya untuk memanfaatkan sumber daya yang ada demi kepentingan nasional.
- Indonesia Stop Impor Solar Berkat Hilirisasi Sawit, Capai B50 (4 April 2026)
- Hilirisasi CPO Perkuat Kemandirian Energi dan Ekonomi Indonesia (1 April 2026)
- Hilirisasi Kelapa Sawit: Pilar Ekonomi dan Inklusi Sosial Indonesia (23 Februari 2026)
- Hilirisasi Energi dan Sumber Daya di Indonesia: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Ekonomi (22 Februari 2026)
Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia, dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari 40 juta ton per tahun. Dengan potensi ini, pengembangan pusat-pusat pengolahan untuk avtur akan menjadi peluang besar bagi industri sawit dan energi alternatif.
Ke depan, proyek ini dapat menjadi model bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia, mengingat semakin banyak negara yang beralih ke bahan bakar ramah lingkungan. Prabowo optimis bahwa dengan dukungan investasi dan teknologi, Indonesia dapat menjadi pelopor dalam pengolahan bahan bakar alternatif yang bersumber dari kelapa sawit dan limbah.
“Sekarang, avtur pun bisa dari kelapa sawit, dan kita punya banyak kelapa sawit,” ungkap Prabowo, menggambarkan potensi besar yang dimiliki oleh industri sawit dalam mendukung transisi energi di Indonesia.
Sumber: