Pertumbuhan Energi Terbarukan dalam Industri Kelapa Sawit di Indonesia

Sabun alami yang terbuat dari produk hilir kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi industri sawit di Indonesia.
Industri kelapa sawit Indonesia menunjukkan langkah positif menuju keberlanjutan dengan meningkatnya penjualan cangkang sawit dan pembangunan pabrik biomassa.
(2026/02/23) Industri kelapa sawit Indonesia semakin bertransformasi menuju keberlanjutan dengan berbagai inovasi dalam pemanfaatan limbah dan energi terbarukan. Dua perusahaan terkemuka, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR), telah mencatatkan kemajuan signifikan dalam bisnis energi terbarukan, yang menunjukkan potensi besar bagi sektor ini di masa depan.
PT Dharma Satya Nusantara Tbk melaporkan lonjakan penjualan cangkang sawit sebesar 135% pada tahun 2024. Peningkatan ini merupakan hasil dari tingginya permintaan cangkang sawit sebagai bahan bakar biomassa, sejalan dengan tren global yang semakin mengarah pada penggunaan energi ramah lingkungan. Menurut Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, kenaikan volume penjualan cangkang sawit ini tidak hanya memberi kontribusi terhadap profit perusahaan, tetapi juga mendukung upaya untuk mengurangi jejak karbon industri kelapa sawit.
Selain peningkatan penjualan cangkang sawit, DSNG juga mencatatkan kenaikan harga rata-rata penjualan sebesar 8% secara year-on-year. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan pasar yang semakin kuat terhadap produk-produk energi terbarukan yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit. Dengan adanya permintaan yang stabil, DSNG berkomitmen untuk terus mengembangkan lini bisnis energi terbarukan yang berkelanjutan.
- Inovasi dan Pemberdayaan dalam Industri Kelapa Sawit Indonesia: Dari Batik Sawit hingga Pelatihan Perempuan (23 Februari 2026)
- Inovasi dan Pertumbuhan Industri Sawit Indonesia: Dari Pabrik Baru hingga Kemenangan Internasional (23 Februari 2026)
- Inovasi dan Tantangan di Industri Kelapa Sawit Indonesia: Dari Peremajaan hingga Keberlanjutan (23 Februari 2026)
- Inovasi dan Tantangan dalam Industri Kelapa Sawit Indonesia (23 Februari 2026)
Sementara itu, PT Menthobi Karyatama Raya Tbk melalui anak usahanya, PT Menthobi Hijau Lestari, juga mengambil langkah proaktif dengan membangun pabrik biomassa EFB Pellet. Pabrik ini dirancang untuk mengolah tandan kosong kelapa sawit (EFB) menjadi sumber energi terbarukan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Proyek ini dilaksanakan melalui Perjanjian Kerjasama Operasional dengan PT Suar Energi Futura, dan diharapkan dapat beroperasi secara komersial pada kuartal keempat tahun 2025.
Direktur MKTR, Pahlevi Pangerang, menyatakan bahwa keberadaan pabrik ini merupakan solusi bagi industri kelapa sawit untuk mengatasi permasalahan limbah tandan kosong, yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak perusahaan. Dengan kapasitas produksi 10 ton per jam, pabrik ini diharapkan dapat mengurangi limbah sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap penyediaan energi terbarukan.
Inisiatif yang diambil oleh DSNG dan MKTR ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi perusahaan, tetapi juga berkontribusi pada upaya keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Dengan adanya peningkatan dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit dan pengembangan teknologi energi terbarukan, sektor kelapa sawit Indonesia semakin menunjukkan komitmennya untuk bertransformasi menjadi industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sumber:
- Bisnis Energi Terbarukan PT Dharma Satya Nusantara Tbk Meningkat, Penjualan Cangkang Sawit Naik 135% โ Hai Sawit (2025-03-03)
- PT Menthobi Hijau Lestari Mengubah Tandan Kosong Kelapa Sawit Energi Terbarukan โ Sawit Indonesia (2025-03-03)