Pertamina Dorong Pemanfaatan Biofuel sebagai Pengganti BBM di Indonesia

Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM 2025, membahas pengembangan energi biodiesel di industri kelapa sawit Indonesia.
Pertamina New and Renewable Energy mengungkapkan potensi biofuel sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap BBM, serta dampaknya terhadap lingkungan dan perekonomian.
PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) tengah gencar mempromosikan penggunaan bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel sebagai alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Menurut CEO Pertamina NRE, John Eusebius Iwan Anis, pemanfaatan biofuel memiliki berbagai keuntungan, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang rendah emisi, biofuel diharapkan dapat menurunkan jejak karbon serta memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional.
Pertamina NRE menggarisbawahi pentingnya pengembangan biofuel untuk mendukung transisi energi yang lebih bersih. John Anis menjelaskan bahwa biofuel, termasuk biodiesel, bioetanol, dan bioavtur, merupakan solusi yang efektif untuk mengurangi ketergantungan pada BBM. "Biofuel ini dapat menjadi jembatan dalam menghadapi tantangan energi saat ini, terutama dalam menekan emisi karbon," ungkapnya dalam acara media briefing yang diadakan di Jakarta.
Selain itu, Pertamina NRE juga menekankan perlunya dukungan dari pemerintah dan sektor industri untuk mempercepat adopsi biofuel. Dalam konteks ini, skema Domestic Market Obligation (DMO) yang selama ini diterapkan pada batu bara diharapkan dapat diberlakukan juga untuk biofuel. Ini termasuk pengaturan harga khusus dan alokasi bahan baku BBN, seperti molase dan tetes tebu, yang diperlukan untuk produksi bioetanol.
- Tantangan dan Inovasi dalam Industri Kelapa Sawit Indonesia: Suara Buruh hingga Kebijakan Energi Baru (23 Februari 2026)
- Kebijakan Baru Perkebunan Sawit: Beasiswa hingga Mandatori B50 (13 Maret 2026)
- Prabowo Subianto Targetkan Swasembada BBM Melalui Pemanfaatan Kelapa Sawit (23 Februari 2026)
- Tantangan dan Peluang dalam Industri Kelapa Sawit Indonesia: Dari Korupsi Hingga Pengembangan SDM (23 Februari 2026)
Dengan langkah-langkah ini, Pertamina NRE berharap dapat memaksimalkan potensi biofuel di dalam negeri, sekaligus menciptakan pasar yang lebih stabil dan transparan. John juga menjelaskan bahwa infrastruktur yang ada, seperti pompa bensin, dapat tetap digunakan untuk mendistribusikan biofuel, sehingga proses transisi ini tidak akan terlalu menyulitkan konsumen.
Lebih jauh, pengembangan biofuel di Indonesia tidak hanya berpotensi mengurangi ketergantungan pada BBM, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan pendapatan petani melalui penyediaan bahan baku. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan transisi energi ini.
Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan, biofuel diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang lebih berkelanjutan untuk kebutuhan energi nasional. Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat, langkah-langkah yang diambil oleh Pertamina NRE menjadi sangat vital bagi masa depan energi Indonesia.
Sumber:
- Bahan Bakar Baru Pengganti BBM Digencarkan, Ini Keuntungannya Buat RI โ CNBC (2025-03-13)
- Mau Gencarkan Bahan Bakar Baru Pengganti BBM, Pengusaha Butuh Ini โ CNBC (2025-03-13)
- Cara Pertamina Siapkan Bahan Bakar Baru Andal Pengganti BBM โ CNBC (2025-03-13)