Pemerintah Kabupaten Soppeng Kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin dalam Penyusunan RAD KSB 2024

Satgas PKH melakukan penyitaan lahan sawit di kawasan hutan negara.
Pemerintah Kabupaten Soppeng memperkuat komitmennya terhadap kelapa sawit berkelanjutan dengan melibatkan Universitas Hasanuddin dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah untuk tahun 2024.
Dalam upaya meningkatkan pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Soppeng menggandeng tim ahli dari Universitas Hasanuddin untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelapa Sawit Berkelanjutan (KSB) 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan rencana yang berkualitas, terukur, dan implementatif bagi petani sawit rakyat di daerah tersebut.
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan (TPHPKP), Pemkab Soppeng menggelar konsultasi publik dan uji publik untuk RAD KSB pada 4 Desember 2024 di Maryam Palace Hotel. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk petani, akademisi, dan pemerhati lingkungan, yang memberikan masukan berharga untuk memperkaya dokumen perencanaan tersebut.
Plt. Kepala Dinas TPHPKP, Ariyadin Arif, S.TP., menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung petani sawit lokal dalam mengadopsi praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Dengan melibatkan pihak akademis, Pemkab Soppeng berharap dapat memastikan bahwa RAD KSB yang disusun tidak hanya memenuhi standar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
- Dampak Korupsi Ekspor CPO: Uang Sitaan Rp11,8 Triliun dan Implikasinya bagi Masyarakat (23 Februari 2026)
- Kebijakan Sawit Berkelanjutan di Tengah Tantangan Pajak dan Ekspor (12 Maret 2026)
- Mamuju Tengah Siapkan Infrastruktur Sawit dan Data Kelapa Sawit Terpadu (4 April 2026)
- Kejagung Tuntaskan Kasus Korupsi CPO: Dari Penyitaan hingga Vonis Penjara (3 Maret 2026)
Inisiatif ini mencerminkan keseriusan Pemkab Soppeng dalam mengelola industri kelapa sawit dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan iklim dan keberlanjutan sumber daya alam, pengembangan RAD KSB diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam pengelolaan kelapa sawit yang ramah lingkungan.
Dengan adanya rencana aksi ini, diharapkan petani sawit di Kabupaten Soppeng dapat meningkatkan produktivitas mereka sambil tetap menjaga keberlanjutan lingkungan. Hal ini juga menjadi langkah penting dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung oleh pemerintah.
Sumber:
- Pemkab Soppeng Gandeng Universitas Hasanuddin dalam Penyusunan RAD KSB — Hai Sawit (2024-12-06)