Pelatihan Petani Sawit: Meningkatkan Kualitas SDM untuk Praktik Berkelanjutan

Petani kelapa sawit Indonesia memanfaatkan drone dan teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perkebunan.
Pelatihan teknis untuk petani sawit di Kalimantan Barat dan Makassar bertujuan meningkatkan kemampuan serta praktik pertanian berkelanjutan.
(2025/07/07) Indonesia menyaksikan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kelapa sawit melalui pelatihan-pelatihan inovatif. Dua kegiatan pelatihan yang berlangsung pada awal Juli 2025 di Kalimantan Barat dan Makassar bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan petani sawit mandiri, serta memastikan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Pelatihan di Kalimantan Barat diinisiasi oleh PT Sawit Nabati Agro yang berkolaborasi dengan PT Daya Guna Lestari (DGL). Kegiatan ini diadakan pada tanggal 2 Juli 2025 dan dihadiri oleh 30 petani mandiri sekitar konsesi perusahaan. Plantation Controller Regional 1, Bapak Kanesh Surwaraji, menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan, yang tidak hanya berfokus pada produksi tetapi juga pada pengembangan SDM. Materi yang diajarkan meliputi teknik budidaya dan panen kelapa sawit, serta pemahaman tentang praktik pertanian efisien yang mendukung kelestarian lingkungan.
Sementara itu, di Makassar, Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) melaksanakan pelatihan petani sawit yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak petani sawit yang mampu menerapkan materi yang diajarkan dalam praktik sehari-hari. Direktur AKPY, Dr. Sri Gunawan, SP, MP, menjelaskan bahwa metode pelatihan berbasis taksonomi Bloom digunakan untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat mengimplementasikan pengetahuan tersebut di lapangan. Hal ini penting untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha perkebunan kelapa sawit.
- Transformasi Petani Sawit Menuju Keberlanjutan di Indonesia (23 Februari 2026)
- Program SMILE Dukung Sertifikasi RSPO bagi Petani Sawit di Sumut dan Riau (14 Maret 2026)
- Tantangan dan Peluang Petani Sawit di Indonesia: Dari Penurunan Harga hingga Sertifikasi Berkelanjutan (23 Februari 2026)
- Sinergi Petani Sawit dan Pemerintah Daerah untuk Kesejahteraan dan Keberlanjutan (23 Februari 2026)
Dengan adanya dua pelatihan ini, diharapkan para petani sawit dapat lebih siap menghadapi tantangan di industri kelapa sawit yang semakin kompetitif. Peningkatan keterampilan dan pengetahuan praktis diharapkan dapat mendorong para petani untuk mengadopsi teknologi baru serta praktik berkelanjutan yang berorientasi pada keberhasilan jangka panjang. Pelatihan ini juga mencerminkan komitmen industri kelapa sawit untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Dalam konteks yang lebih luas, upaya ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung oleh pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor perkebunan. Pendidikan dan pelatihan yang berkualitas akan menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem perkebunan yang lebih baik dan berkelanjutan di Indonesia.
Sumber:
- Perkuat SDM Petani Mandiri, IOI Group dan DGL Gelar Pelatihan Teknis Sawit di Kalimantan Barat โ Hai Sawit (2025-07-07)
- Mencetak Petani Sawit Naik Kelas: BPDP-AKPY Hadirkan Pelatihan Inovatif Berbasis Taksonomi Bloom โ Sawit Indonesia (2025-07-07)