BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Regulasi & Perizinan

Menteri Pertanian Gencarkan Hilirisasi dan Swasembada Gula di Indonesia

30 Juni 2025|Hilirisasi dan Swasembada Gula
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Menteri Pertanian Gencarkan Hilirisasi dan Swasembada Gula di Indonesia

Amran menyampaikan pidato di Istana Negara mengenai kebijakan baru untuk mendukung industri kelapa sawit Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menginisiasi langkah strategis untuk mempercepat swasembada gula dan memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan di Indonesia.

(2025/06/30) Indonesia menyaksikan langkah signifikan dari Kementerian Pertanian untuk mencapai swasembada gula dan memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan. Dalam rapat maraton yang digelar pada akhir pekan lalu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berdiskusi bersama jajaran pimpinan kementerian dan mitra kerja teknis untuk merumuskan strategi yang terukur dan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi.

Rapat yang berlangsung selama dua hari tersebut, yaitu pada 28 dan 29 Juni 2025, diadakan di kediaman pribadi Menteri Amran. Dalam forum ini, Menteri Amran menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi di sektor pertanian sebagai respons terhadap arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk pertanian, tetapi juga memperluas lapangan kerja dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Strategi yang dibahas mencakup upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi gula dalam negeri, yang selama ini masih bergantung pada impor. Dengan memperkuat hilirisasi, diharapkan para petani dan pelaku usaha dapat merasakan manfaat langsung dari peningkatan nilai jual produk mereka. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang mandiri dalam kebutuhan pangan, khususnya gula.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Kementerian Pertanian juga berencana untuk menggandeng sektor swasta dan lembaga penelitian guna mengembangkan teknologi pertanian yang lebih efisien. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat inovasi di sektor pertanian, sehingga dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Dalam konteks lebih luas, penguatan sektor pertanian melalui hilirisasi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Dengan meningkatkan daya saing produk pertanian, diharapkan akan ada peningkatan investasi dan pengembangan industri terkait yang lebih berkelanjutan.

Pemerintah optimis langkah-langkah ini dapat mendukung pencapaian target swasembada gula dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama komoditas pertanian di kawasan Asia Tenggara. Keberhasilan dalam swasembada gula tidak hanya akan mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga menciptakan stabilitas harga di pasar domestik.

Dengan rencana yang jelas dan pelaksanaan yang terukur, Kementerian Pertanian berharap dapat mengubah wajah sektor pertanian Indonesia ke arah yang lebih mandiri dan berdaya saing. Dukungan dari semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita ini.

Sumber:

  • Strategi Percepatan Swasembada Gula dan Penguatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan — Sawit Indonesia (2025-06-30)