Mahasiswa Kelapa Sawit Sukses Magang di Tengah Tantangan Pencurian TBS

Sabun alami yang terbuat dari produk hilir kelapa sawit menunjukkan potensi hilirisasi industri sawit di Indonesia.
Sebanyak 34 mahasiswa AKPY STIPER Kalbar akan menjalani magang di industri kelapa sawit, sementara pencurian TBS di Kalimantan Tengah terus menjadi tantangan serius.
Sebanyak 34 mahasiswa dari Akademi Keperawatan Perkebunan Yogyakarta (AKPY) STIPER Kalimantan Barat (Kalbar) telah berhasil mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program magang dan on job training di berbagai perusahaan perkebunan kelapa sawit. Program yang didukung oleh Beasiswa Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini direncanakan akan berlangsung selama tiga bulan, dimulai pada bulan Mei mendatang. Kesempatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam industri yang memiliki peranan penting dalam perekonomian daerah.
Data dari AKPY STIPER menunjukkan bahwa para peserta magang akan ditempatkan di beberapa perusahaan, antara lain Karyamas Plantation dan PT Astra Agro Lestari. Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendidikan teoritis, tetapi juga praktis yang sangat penting untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja.
Namun, di balik peluang yang ada, industri perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah menghadapi tantangan serius terkait pencurian Tandan Buah Segar (TBS). Meskipun berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan, aksi kriminal ini masih marak terjadi di daerah tersebut. Pencurian yang terorganisir ini tidak hanya menargetkan perusahaan besar, tetapi juga kebun milik petani lokal. JMT Pandiangan, seorang petani sawit, mengungkapkan bahwa aksi pencurian ini telah berlangsung secara terstruktur dan telah menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.
- Inovasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Industri Kelapa Sawit Indonesia (23 Februari 2026)
- Generasi Muda dan Kesiapan Industri Kelapa Sawit: Peluang dan Tantangan (23 Februari 2026)
- Kemitraan dan Pendidikan dalam Pengembangan Industri Sawit Berkelanjutan di Indonesia (23 Februari 2026)
- 150 Mahasiswa ITSI Dilatih Analisis Sentimen Media Sosial Sawit (3 April 2026)
Wilayah-wilayah seperti Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Pangkalanbun juga menjadi sasaran pencurian, dengan pelaku yang beroperasi dalam kelompok-kelompok besar. Hal ini menciptakan kondisi yang merugikan bagi para petani yang sudah berjuang untuk mendapatkan hasil dari usaha mereka. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan industri kelapa sawit, yang merupakan salah satu komponen vital dalam perekonomian Kalimantan.
Dalam konteks ini, program magang yang diikuti oleh mahasiswa AKPY STIPER menjadi sangat relevan. Dengan memahami tantangan yang ada di lapangan, mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk industri kelapa sawit, sekaligus memperkuat pertahanan terhadap aksi pencurian yang merugikan.
Ketika mahasiswa ini melangkah ke dunia kerja, mereka tidak hanya membawa pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kesadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan dan keamanan dalam sektor yang sangat berpotensi ini. Diharapkan, pelatihan dan pengalaman lapangan yang mereka peroleh dapat menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Sumber:
- 34 Mahasiswa AKPY STIPER Kalbar Sukses Melangkah ke Dunia Kerja โ Hai Sawit (2024-04-09)
- Pemilahan Tuntas: Pabrik Sawit Tanpa Kebun dan Kemitraan Mengadopsi Kr... โ Hai Sawit (2024-04-09)