BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Harga CPO & PKO

Kenaikan Harga TBS Sawit di Kalimantan: Peluang dan Tantangan bagi Petani

22 Februari 2026|Kenaikan Harga TBS Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Kenaikan Harga TBS Sawit di Kalimantan: Peluang dan Tantangan bagi Petani

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.

Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit mengalami kenaikan di dua provinsi di Kalimantan, memberikan harapan bagi petani meskipun tantangan tetap ada.

Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat pada periode Maret 2025 memberikan angin segar bagi para petani sawit. Menurut data yang dirilis oleh tim penetapan harga, harga TBS sawit di Kalimantan Timur untuk kategori umur lebih dari 10 tahun naik sebesar Rp 77,57 per kilogram menjadi Rp 3.324,57/Kg. Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit di daerah tersebut.

Di Kalimantan Timur, harga TBS sawit bervariasi tergantung pada umur tanaman. Untuk sawit berumur 3 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp 2.927,91/Kg, sedangkan sawit berumur 4 tahun mencapai Rp 3.122,61/Kg. Kenaikan harga ini disambut baik oleh petani, yang selama ini berjuang menghadapi fluktuasi harga yang seringkali merugikan.

Di sisi lain, Kalimantan Barat juga mencatatkan kenaikan harga TBS sawit pada periode IV-Maret 2025. Harga untuk sawit berumur 10 hingga 20 tahun mengalami peningkatan sebesar Rp 46,29, dengan harga baru mencapai Rp 3.499,58/Kg. Hal ini menunjukkan bahwa pasar sawit di kedua provinsi tersebut menunjukkan tren positif meskipun tantangan dalam industri masih ada.

Harga TBS sawit di Kalbar juga bervariasi. Untuk sawit umur 3 tahun, harga ditetapkan sebesar Rp 2.619,12/Kg, sedangkan untuk sawit umur 4 tahun mencapai Rp 2.796,09/Kg. Kenaikan harga tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka.

Meskipun kenaikan harga TBS memberikan harapan, para petani tetap dihadapkan pada berbagai tantangan. Fluktuasi harga global, kebijakan pemerintah, dan perubahan iklim merupakan beberapa faktor yang dapat memengaruhi pendapatan mereka. Oleh karena itu, penting bagi para petani untuk terus beradaptasi dan mencari cara untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar.

Dengan kenaikan harga TBS, diharapkan para petani sawit di Kalimantan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Dukungan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya juga sangat diperlukan untuk memastikan bahwa industri sawit di Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Sumber:

  • Harga TBS Sawit Kaltim Periode II-Maret 2025 Naik Rp 77,57 per Kg โ€” Info Sawit (2025-03-29)
  • Harga TBS Sawit Kalbar Periode IV-Maret 2025 Naik Rp 46,29 per Kg โ€” Info Sawit (2025-03-29)